Header Ads

Meski Bukan Putera Daerah, 2 Orang Ini Jadi Kepala Daerah di Cilegon

Rate this News:
{[['']]}


BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA CILEGON - Kemunculan Sanuji Pentamarta, Calon Wakil Wali Kota Cilegon yang berdampingan dengan Helldy Agustian kini menjadi sorotan. Ini tak lain karena Sanuji bukan asli kelahiran Cilegon.

Namun ternyata dua orang mantan Wakil Wali Kota Cilegon yaitu Rusli Ridwan dan Edi Ariadi (Sekarang Wali Kota Cilegon) ternyata juga bukan asli kelahiran Cilegon. Keduanya merupakan kelahiran Serang.

Diketahui, Rusli Ridwan yang pernah mendampingi Almarhum Aat Syafaat saat menjadi Wali Kota Cilegon merupakan pria kelahiran Serang pada 20 Ferbuari 1953. Sedangkan Edi Ariadi seperti dipublish dalam website resmi Pemkot Cilegon tertera bahwa ia lahir di Serang pada 8 Juni 1956.

Inilah yang menjadi alasan mengapa Helldy menanggapi santai perihal asal kelahiran Sanuji saat mendapat sindiran perihal asal muasal Sanuji.

"Ini kan negara demokrasi dan siapapun memiliki hak yang sama untuk dipilih dan memilih.Kedua, Cilegon juga saat ini memiliki kepala daerah yang bukan dari Cilegon asli. Jadi ga ada masalah, yang penting adalah niat untuk melakukan perbaikan di Kota Cilegon," kata Helldy seperti dilansir KabarBanten.

Tanggapan ini sebagai balasan atas sidniran politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cilegon yang menyinggung perihal putera daerah pada kontestan Pilkada Cilegon 2020.

Seperti diberitakan KabarBanten Online edisi 18 Mei 2020, Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kota Cilegon menyoroti Bakal Calon Wali Kota Cilegon yang menggandeng politisi luar daerah pada Pilkada Kota Cilegon.

Alawi sendiri mengaku tidak dimaksudkan menyindir siapapun. “Saya tidak ingin menyebutkan apakah itu Pak Helldy, Pak Sanuji, Pak Mumu (Ali Mujahidin-red), atau siapa pun. Mereka semua sahabat saya,” ucapnya. (KNT)

Baca Juga

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.