PerspektifTV

Header Ads

Politisi PKS Kritik Pembagian 5.000 Masker oleh Pemkab Lebak



BANTENPERSPEKTIF.COM, LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak telah membagikan masker kepada warga di sejumlah titik. Namun pembagian tersebut dikritik anggota parlemen DPRD Lebak dari Fraksi PKS karena dinilai tanpa sasaran yang jelas.

Kritik disampaikan Dian Wahyudi, anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Fraksi PKS melalui sosial media. Menurutnya pembagian masker tersebut tidak jelas sasarannya padahal bisa ditunda bersamaan dengan pembagian BLT atau sembako.

"Masker yang dipesan oleh OPD, sudah mulai di distribusi atau disebar (sembarang) tanpa sasaran yang jelas, dibagikan kepada siapa saja yang lewat di sekitaran kota Rangkasbitung. Padahal bisa ditunda berbarengan dengan pembagian BLT atau bantuan sembako di tiap Desa, baru sisanya dibagikan di Rumah Sakit, puskesmas, posko perbatasan dan jalan raya se-Lebak, sehingga tepat sasaran," kata Dian Wahyudi seperti ia tulis di akun facebook pribadinya.

Dikatakan Dian, pihaknya menerima adanya keluhan dari salah seorang pelaku UKM Konveksi yang mendapat pesanan masker untuk OPD di Lebak. Namun anehnya Pemkab Lebak justru memasan pelaku UKM dari luar Lebak.

"Semakin tidak jelas untuk siapa anggaran OPD Lebak hasil Refocusing atau re co fusing ya," tulis Dian. Seperti diketahui, Pemkab Lebak terus melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19 khususnya di wilayah Kabupaten Lebak, selain membatasi akses masuk ke Lebak Pemkab juga membagikan lima ribu masker gratis kepada masyarakat di area-area yang berpotensi menjadi tempat penularan virus seperti, stasiun, terminal, pasar, jalan Multatuli dan lampu merah Malangnengah. Kamis (30/04/2020).

Asisten Daerah Administrasi Umum dan Kesra Setda Lebak Feby Hardian Kurniawan mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk upaya pencegahan Covid-19 dan memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker juga mengikuti protokol kesehatan sesuai ketentuan Pemerintah Pusat.

"Kegiatan hari ini merupakan upaya pencegahan terhadap Covid-19 dan memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk terus menggunakan masker bila keluar rumah sesuai arahan bapak Presiden," jelas Feby. (KNT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.