Header Ads

Abdi Sumaithi Ungkap Tantangan yang Bisa Ganggu Keutuhan NKRI

Doc.Foto/Pribadi


BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA SERANG -  Tantangan  Indonesia dipengaruhi globalisasi kehidupan yang semakin meluas dan persaingan antar bangsa yang semakin tajam serta makin kuatnya intensitas intervensi kekuatan global dalam perumusan kebijakan nasional.

Hal tersebut diungkapkan anggota  Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI  Abdi Sumaithi sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara (Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika) di salah satu rumah makan di Kota Serang, Sabtu (27/06/202).

Menurut pria kelahiran Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang ini, hal tersebut dapat mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, kata dia, empat pilar kebangsaan tersebut menjadi salah satu cara untuk merekatkan persatuan dan kesatuan di  Indonesia.

“Yang harus dilakukan dengan tantangan tersebut, yaitu bagaimana kita memperkuat ketahanan keluarga dengan kebersamaan dan kesolidan. Sebab kita memiliki kekayaan dan keberagaman bangsa, kita punya banyak suku bangsa, bahasa, adat istiadat dan budaya. Tetapi kita tetap satu, yakni Indonesia jadi berbanggalah menjadi warga negara Indonesia,” ungkap Abdi.

Salah satu tokoh Banten ini berharap hasil pemaparan dan diskusi empat pilar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta keteraturan, keselarasan serta kesejahteraan dalam hidup berbangsa dan bernegara.

“Empat pilar negara ini harus terus disosialisasikan agar masyarakat semakin menghayati, menjiwai serta lebih mencintai tanah air. Selain itu juga bisa disosialisasikan kembali ke keluarga dan juga lingkungan sekitar. Saya berharap setelah mendapatkan sosialisasi ini, Insya Allah masyarakat menjadi SDM yang unggul yang bisa berkompetisi melalui arus globalisasi,” tutupnya.

Sosialisasi ini dilakukan untuk penguatan dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap NKRI. Dalam sosialisasi yang di hadiri Organisasi Massa Persaudaraan Muslimah (SALIMAH) Provinsi Banten. (RLS)



No comments

Powered by Blogger.