Header Ads

Hidayat Nurwahid Sebutkan Empat Pasal Bermasalah di RUU HIP

Rate this News:
{[['']]}


BANTENPERSPEKTIF.COM, NASIONAL - Meskipun Fraksi PDI Perjuangan sudah berubah fikiran terkait RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP), namun masih menyisakan empat pasar yang bermasalah.

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid menyebutkan masih ada empat pasar bermasalah dalam RUU HIP yaitu pasal 4, 5, 6 dan 8.

"Dengan akhirnya PDIP berubah dan setuju dimasukkannya TAP MPRS no XXV/1966 soal larangan komunisme ke dalam RUU HIP, maka tak ada lagi Fraksi di DPR yang menolak. Dan selain di hapusnya pasal 7 ayat 2 dan 3(Tri Sila dan Ekasila), masalah RUU HIP jaga ada pada pasal 4, 5, 6 dan 8," tulis Hidayat di akun twitter pribadinya.

Pada Pasal 4 poin (a) menjelaskan bahwa RUU HIP bertujuan sebagai pedoman bagi penyelenggara negara dalam menyusun kebijakan, perencanaan, perumusan, harmonisasi, sinkronisasi, pelaksanaan dan evaluasi terhadap program Pembangunan Nasional di berbagai bidang, baik di pusat maupun di daerah, yang berlandaskan pada nilai-nilai dasar Pancasila.

Adapun Pasal 7 yang terdiri dari tiga ayat, menjadi poin yang paling banyak dikritisi banyak pihak. Karena dalam pasal tersebut, terdapat istilah "Trisila" dan "Ekasila" yang dinilai memeras Pancasila. (KNT)

Baca Juga

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.