Header Ads

Mengenal Fahmi Hakim, Orang Kepercayaan Tatu Chasanah

Rate this News:
{[['']]}


BANTENPERSPEKTIF.COM, SOSOK - Nama Fahmi Hakim cukup dikenal didunia perpolitikan di Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Serang. Bukan saja karena jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, namun ia dikenal sebagai orang kepercayaan Ratu Tatu Chasanah, Bupati Serang atau adik kandung mantan Gubernur Banten Ratu  Atut Chosiyah.

Pria kelahiran Desa Manggalah, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang pada 10 Juli 1979 ini mengawali karir dari nol. Karir politiknya tergolong dramatik karena beberapa kali ia menghadapi situasi yang cukup rumit, baik persoalan internal maupun dari eksternal. Kepada BantenPerspektif dalam sebuah pertemuan, Fahmi menceritakan masa kecilnya di kampung. Ia mengaku pernah menjadi kenek angkutan desa.

"Biasalah dulu kan namanya anak - anak di kampung jadi adanya ya itu dijalani," aku Fahmi. Usai ikut ngenek, Aktivitas yang dilakukan Fahmi adalah mencuci mobil angkutan perdesaan tersebut. Fahmi menceritakan semasa kecil ia sering dijadikan pimpinan gang oleh teman - temannya.

"Jadi kalau ada kumpul - kumpul atau acara di kampung gitu selalu saya yang ditunjuk jadi pimpinannya. Dan kalau ada apa - apa orang kampung pasti carinya saya karena dianggap pimpinan rombongan," kenang Fahmi.

Fahmi terlahir dari golongan keluarga sederhana, orangtuanya hanya seorang guru persisnya guru ngaji. Dari merekalah Fahmi diajari bagaimana menjadi seorang leader.

Bersentuhan dengan Politik
Waktu pun berjalan dan Fahmi mulai dewasa sampai ia mulai bersentuhan dengan dunia politik dengan dimulai ditingkat kecamatan. Saat itu ia masuk mejadi pengurus Partai Partai Golkar Kecamatan Tanjung Teja. Fahmi menceritakan ketika masih menjadi pengurus kecamatan dirinya selalu aktif mengajukan pertanyaan dan tampil di depan saat ada momentum silaturahmi dengan pengurus tingkat Kabupaten Serang.

Dari situlah namanya mulai dikenal oleh pengurus Golkar Kabupaten Serang sampai akhirnya dia diajak oleh Almarhum Hasan Maksudi, mantan Ketua DPRD Kabupaten Serang. Beberapa tahun ia menjadi sopir dan "pesuruh" Hasan Maksudi.

Fahmi memang dikenal ulet dan tekun sehingga profesinya hanya sebagai anak buah pun dilakoni hingga akhirnya ia memilih untuk berganti "guru" dari Almarhum Hasan Maksudi ke SM Hartono, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Serang saat itu.

Dari Hartonolah ia belajar cara komunikasi politik, cara mengasah insting politik dan manajamen konflik. Fahmi memang lebih banyak belajar ilmu politik di lapangan daripada bangku sekolahan. Tidak heran ia cukup cekatan dalam mengatasi situasi politik di lapangan.

Tak butuh lama berguru, Fahmi pun akhirnya terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Serang, bukan hanya itu, ia langsung menjadi Ketua DPRD Kabupaten Serang dalam usia yang relatif muda.

Selang beberapa tahun, Fahmi dan SM Hartono pun terlibat gesekan yang cukup panas dan kursi pimpinan DPRD Kabupaten Serang hampir lepas darinya. Namun bukan Fahmi namanya kalau tidak bisa mengatasi situasi di lapangan.

Fahmi cerdik, ia langsung minta backup ke DPP Golkar yang ketika itu dipegang oleh Idrus Marham. Dari dialah Fahmi selamat untuk mempertahankan kursi Ketua DPRD Kabupaten Serang hingga berakhir.

Dan pada pada Pemilu 2019 lalu, Fahmi naik kelas maju sebagai Caleg DPRD Provinsi Banten untuk daerah pemilihan Kabupaten Serang. Hasil suara khusus untuk dia benar - benar memukau karena ia merupakan caleg dengan perolehan suara terbanyak hingga mencapai 50 ribu lebih suara.

Kini, Fahmi pun duduk di kursi pimpinan di DPRD Provinsi Banten sebagai Wakil Ketua DPRD menyingkirkan nama lainnya yang sudah lebih dulu duduk di kursi parlemen Banten.

Fahmi bukan saja dikenal jago lapangan, tapi politisi yang mau belajar. Hal ini bisa dilihat dari perubahan  gaya dia bicara saat kali pertama menjadi anggota parlemen dengan gaya bicaranya saat ini.

Ia pun mengasah diri dengan mengikuti pendidikan di Lemahanas, institusi ini cukup bergengsi dikalangan elit politik. Dan Fahmi bisa lulus dari institusi ini.

Dikenal Orang Kepercayaan Ratu Tatu Chasanah
Kecerdikannya dalam memainakan peran terutama mengatasi situasi politik di lapangan, Fahmi cukup dikenal sebagai orang kepercayaan Ratu Tatu Chasanah, Bupati Serang. Kedekatannya dengan Tatu bukan isapan jempol belaka, ini sudah dimahfumi oleh para pejabat di Kabupaten Serang.

Bahkan saat kami bicara dengan beberapa pejabat eselon satu di Kabupaten Serang mereka mengutarakan segala sesuatu hal harus dikoordinasikan dengan Fahmi Hakim.

Sejauh ini belum ada sosok yang bisa menggantikan Fahmi untuk membackup Tatu Chasanah dalam mengatasi situasi di lapangan yang dinamis. Kedekatan dengan Tatu Chasanah inilah yang sempat menjadikan keduanya mendapat isu kurang sedap.

Namun lagi - lagi bukan Fahmi namanya kalau tidak bisa mengatasi situasi di lapangan. Isu negatif sudah sering ia terima. "Saat Pileg 2019 saya diisukan ditangkap KPK, padahal saya sedang mengaji bareng sama para ustadz. Biasalah dalam politik," kata Fahmi menceritakan pengalaman saat Pileg 2019 dalam sebuah acara.

Karena kelincahannya inilah Fahmi diberikan keleluasaaan memimpin sejumlah organisasi, bukan hanya Ketua DPD Golkar Kabupaten Serang dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, namun juga sejumlah organisasi lain seperti Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang dan Perserang, sebuah klub sepak bola di Serang.

Kini, ia pun sedang mengawal situasi politik Pilkada Kabupaten Serang 2020 dimana Ratu Tatu Chasanah kembali maju sebagai Calon Bupati Serang. Nama Fahmi tidak akan pernah lepas dari sosok Tatu Chasanah karena dia terkenal jago lapangan.

Penulis | Karnoto 

Baca Juga

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.