Header Ads

Rekruitmen Tenaga Kerja Lokal di PLTU 3 Banten Lontar Masih Buntu

Doc.Foto/Ayatulah


BANTENPERSPEKTIF.COM,KAB.TANGERANG - Menanggapi hasil dialog soal penyerapan tenaga kerja  yang tidak membuahkan hasil antara Forum Peduli Masyarakat (FPM) Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang dengan pihak Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Banten 3 maka Yati Nurulhayat, Camat Kemiri menunggu kembali dialog tersebut.

Pasalnya, dialog tersebut tidak dihadiri oleh 2 perusahaan yang memiliki otoritas rekrutmen tenaga kerja yakni PT. Indonesia Power dan PT. Cogindo.

"Sementara ini berdasarkan hasil audience waktu itu bahwa mereka akan menginformasikan kepada pihak kecamatan apabila ada formasi pegawai , kami  menunggu" ujarnya saat dikonfirmasi bantenperspektif.com melalui pesan singkatnya, kemarin Kamis ( 25/06/2020 ).

Seperti diketahui sebelumnya,   Dalam dialog, Jumat ( 12/06/2020 ) selain camat, hadir Kepala Desa (Kades) Lontar, Dodi RS. Sementara dari PLTU Banten 3 Lontar hadir Manajer Teknik PLN, dan staf dari PT TPE, PT SSP, dan PT BV.

Sedangkan perwakilan dua perusahaan rekanan PLTU Banten 3 Lontar lainnya yakni PT Cogindo dan PT Indonesia Power ( IP ) tidak hadir. Padahal, kedua perusahaan ini yang punya otoritas melakukan rekrutmen tenaga kerja sebagaimana yang disoal oleh FPM sebelumnya.

Karena pertemuan tersebut tidak membuahkan hasil yang diharapkan, FPM meminta agar Camat Kemiri dapat memfasilitasi kembali dialog, namun dengan menghadirkan PT Cogindo dan PT IP.

Di sisi lain, Kepala Desa ( Kades )  Lontar Dodi RS juga mengatakan bahwa selama ini PT BV juga terkesan apatis ketika ditanya soal rekrutmen pegawai. Pihak manajemen selalu melimpahkan hal ini adalah kewenangan PLN.

Menjawab pertanyaan itu, Manajer Teknik PLN Haris menuturkan bahwa proses rekrutmen tenaga kerja yang dilakukan PT IP dan PT Cogindo melalui sistem Job Fair dan Universitas.

Penulis : Ayatullah Khumaini
Editor : Karnoto

No comments

Powered by Blogger.