PerspektifTV

Header Ads

Jojgakarta Kehilangan Rp 27 M Gara-Gara Mahasiswa Pulang Kampung

doc/foto:hipwe

BANTENPERSPEKTIF.COM | NASIONAL | Pandemi Covid-19 berdampak serius terhadap perekonomian, salah satunya adalah terjadi di Jogjakarta dimana daerah istimewa ini kehilangan potensi kurang lebih Rp 27 miliar per hari.

Hal ini berdasarkan survei Bank Indonesia Jogjakarta, dimana disebutkan bahwa tahun ini ada 357 ribu lebih mahasiswa diploma dan sarjana dan sekira 274 ribu mahasiswa berasal dari luar daerah.

Karena pandemi, menurut survei pengelola Perguruan Tinggi Swasta (PTS), setidaknya 73 persen mahasiswa dari luar daerah telah pulang kampung. Otomatis, tidak ada lagi pengiriman uang dari orang tua mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan hidup mahasiswa di Yogyakarta. 

Akibatnya, menurut Prof Fathul Wahid, Ketua Asosiasi PTS Indonesia wilayah Yogyakarta, kota pendidikan ini kehilangan potensi uang yang berputar hingga Rp 27 miliar perhari.

“Jadi sekarang di DIY itu, dari sumber mahasiswa saja, diploma dan sarjana, ada potensi uang beredar yang berkurang sampai Rp 833 miliar perbulan. Atau kalau kita bagi 30, sekitar Rp 27 miliar perhari. Bisa dibayangkan, seberapa signifikan terhadap perputaran roda ekonomi lokal,” kata Wahid seperti dilansir VOAIndonesia. (DBS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.