Header Ads

Pedagang Pasar Pelangi Sepatan Desak Pemkab Tertibkan Pasar Tumpah



BANTENPERSPEKTIF.COM | KAB.TANGERANG | Paguyuban pedagang pasar pelangi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk segera menertibkan pasar tumpah yang ada di Tanah Merah dan Desa Sarakan. Mereka mengancam akan kembali berjualan di pinggir jalan bila pasar tumpah tersebut tidak ditertibkan.

Salah seorang pedagang di Pasar Pelangi, Kecamatan Sepatan Jajang mengatakan, para pedagang yang tergabung dalam paguyuban pasar pelangi sudah menggelar pertemuan. Dalam pertemuan itu menghasilkan aspirasi, pertama agar Pemkab Tangerang segera menertibkan pasar tumpah yang berada disepanjang bahu Jalan Raya Pakuhaji, tepatnya di Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan dan Jalan Raya Kedaung, tepatnya di Desa Tanah Merah, Kecamatan Sepatan Timur.

“Jika Pemkab Tangerang tidak segera menertibkan, jangan salahkan, kami akan kembali berjualan pinggir jalan,” kata Jajang berdasarkan keterangan tertulisnya, Selasa (14/7/2020).

Lebih lanjut Jajang juga mengatakan, para pedagang di Pasar Pelangi Sepatan juga meminta Pemkab Tangerang segera membangun jalan utama atau gerbang masuk ke Pasar Pelangi.

“Aspirasi dari paguyuban pasar Pelangi itu sudah dikirim ke Pemkab Tangerang, kami berharap Pemkab Tangerang segera menindaklanjuti,” pungkas ketua pedagang pasar pelangi ini.

Sebelumnya diketahui pasar tradisional pelangi diresmikan oleh bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar pada Jum'at ( 31/01/2020 ).Pasar tersebut berluas bangunan 2880 meter dengan jumlah kios 48 dan dilengkapi CCTV.pasar tersebut berada di trotoar di jalan Raya Sepatan yang menimbulkan kemacetan akibat penyempitan badan jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Penulis : Ayatullah Khumaini

No comments

Powered by Blogger.