Header Ads

#CatatanKarnoto [Bagian-17] Bicara Soal Logo




Membuat logo itu mudah dan gampang, gampang banget bahkan tidak harus memiliki skill desain grafis. Anda tidak percaya? Silahkan buka aplikasi store dan ketik maker logo maka Anda akan mendapati berbagai aplikasi android membuat logo secara praktis dan gratis, tanpa perlu desain, Anda tinggal mengatur posisi.

Bukan cuma typografinya tapi desain gambarnya pun disediakan oleh yang membuat aplikasi.

Lalu apa yang membuat seorang ahli desain logo dibayar muahal? Jawabanya adalah pada kemampuan eksplorisasi filosofi logo dengan landasan teoritis bukan rasa dan perasaan semata.

Dan buat mereka yang mendalami konsultan logo maka mereka sebagian besar terkadang butuh berhari hari - hari untuk mendapatkan inspiras filosofi logo, bahkan ada yang sampai berulangkali ganti logo karena tidak menyatu dengan emosi brand dan filosofi pemilik brand.

Kalau kita mengintip logo brand - brand terkemuka, seperti nike, adidas, toyota dan lainnya. Disana kita akan menarik nafas panjang karena ternyata tidak sesederhana yang kita bayangkan.

Misal Nike, kata Just Do It yang disematkan dalam logo mereka ternyata memiliki filosofi yang sangat emosional.

Katanya sederhana Just Do It kalau dibahasa Indonesiakan artinya Lakukan Saja!
Itu baru bicara logo dalam arti gambar dan tagline.

Bicara logo maka seorang yang sungguh sungguh menggeluti logo akan menguras fikir karena dia harus paham arti garis lurus, apa itu gari sejajar, apa lingkaran.

Belum lagi bicara typografinya, dia harus bicara apakah huruf jenis script, serif atau egyptan. Memilih jenisnya mungkin mudah, tapi kita harus tahu filosofi typografy yang akan dilekatkan pada logo karena setengah nyawa logo ada pada typografi dan analisa itu didasarkan pada teoritis ilmiah bukan rasa dan perasaan.

Belum cukup disitu, Anda akan diajak.bicara psikologi warna, apa itu filosofi warna biru, merah, hitam dan lainnya yang mempresentasikan logo yang anda buat.

Jangan salah, urusan psikologi warna ini juga sakral bagi bran - brand ternama, tahukah anda, kode warna biru milik BCA?

Sepintas mungkin birunya sama dengan biru yang sering kita lihat di laptop, tapi menurut sejumlah sumber biru yang ada pada logo BCA memiliki kode khusus dan dibeli dari luar negeri dan kode itu tidak ada dalam aplikasi laptop kita.

Ini semua demi keamanan brand itu sendiri, makanya BCA sulit dimanipulasi karena pasti akan ketahuan dari kode warna logo. Jangan tanyakan harga kode warna itu, sudah pasti muahal.

Belum selesai disitu, para ahli desainer logo masih harus memikirkam proporisonal ukuran dan penempatanya. Lagi lagi kalau hanya sekadar insting dan mengira ngira tanpa keahlian teoritis yang dimiliki itu pekerjaan sepele,.pakai saja insting tanpa perlu tahu apa makna sejajar, apa makna melingkar apa makan berbaris.

Apakah gambar logo selalu sesuai dengan spesialis produknya? Ga juga! Anda lihat logo PT Gudang Garam, itu gambarnya jauh sekali dari kesan produk rokok, sebuah bangunan tua dan ada rel kereta.

Tapi sang pemilik brand punya filosofi kuat soal gamnar itu, jadi dia datang ke ahli desain sudah membawa filosofinya.

Njlimet ya ternyata? Itulah mengapa mereka yang dikenal sebagai seorang filosof logo dibayar muahal.

Karena logo itu ruh sebuah brand, logo itu harus bisa bicara karena dalam ilmu marketing communication advertising logo adalah jembatan komunikasi sebuah brand dengan calon customer.

Itulah mengapa logo harus bisa bicara, hidul dan mentransformasikan ruh brand tersebut, karena logo tidak hanya bicara soal keindahan tapi filosofi dalam agar memiliki ruh ketika disematkan ke brand


#CatatanKarnoto
Founder BantenPerspektif
Eks.Jurnalis Radar Banten dan Majalah Warta Ekonomi Jakarta
Pernah Studi Ilmu Marketing Communication Advertising di Univ.Mercu Buana Jakarta.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.