Header Ads

Cerita Nurida Ulan Cahyani menjadi Pramugari ; Deg-Degan Awal Terbang, Kini Menikmati


BANTENPERSPEKTIF.COM | SOSOK | Profesi sebagai pramugari beberapa tahun terakhir menjadi sorotan publik karena adannya sejumlah peristiwa penerbangan khususnya kecelakaan pesawat.

Lalu seperti apa sih sebenarnya untuk menjadi seorang pramugari dan bagaimana awal mereka meniti karir sebagai salah satu awak pesawat.

Berikut ini wawancara Karnoto, Chief in Editor BantenPerspektif.Com dengan Nurida Ulan Cahyani, pramugari dari BatikAir.

BantenPerspektif :
Bisa diceritakan sampai menjadi pramugari?

Nurida : cerita saya smpai menjadi pramugari itu tidak mudah karena sebelum saya menjadi pramugari harus melewati seleksi dulu.

Pertama saya mengikuti recruitment di Jogjakarta waktu itu gagal dan sampai akhirnya saya mengikuti seleksi lagi yang kedua di Surabaya.

Alhamdulillah lolos dan mengikuti training selama 4 bulan dan sempai sekarang masih terbang.


BantenPerspektif:
Awal pakai seragam pramugari perasaanya gimana?

Nurida : Alhamdulillah seneng banget , sujud syukur kepada Allah swt bisa mengenakan seragam pramugari yang selma ini aku harapkan.

BantenPerspektif :
Awal bekerja sebagai pramugari gimana tuh?

Nurida : awal bekerja saya sebagai pramugari, pertama deg - degan,. takut dikarenakan baru pertama merasakn bekerja, tapi Alhamdulillah saya jalani dengan ikhlas Alhamdulillah saya nyaman bekerja sebagai pramugari smpai sekarang.

BantenPerspektif : Ada pengalaman apa saja selama menjadi pramugari?

Nurida : pengalaman saya menjadi pramugari bertemu dan kenal dengan banyak orang dari berbagai daerah, kalau lagi terbang di daerah bisa menikmati kuliner di daerah tersebut.

BantenPerspektif : Jadi pramugari apakah cita - cita atau mengalir aja?

Nurida : pertama keinginan saja akan tetapi saya mencari tahu soal dunia penerbangan yakni pramugari saya tertarik dikarenakn melihat pramugari itu kelihatanya enak pekerjaanya bisa jalan - jalan terus dan selalu terlihat cantik di depan orang.

BantenPerspektif : Sudah berapa kalli penerbangan dan paling berkesan saat kemana?

Nurida :  kalau beberapa kalinya saya gak menghitung dikarenakan hampir setiap hari terbang , tetapi kita juga mendapatkan lbur terbang kok,  yang berkesan buat saya saat terbang semua daerah menurut saya berkesan ya karena saya bisa tahu ciri khas setiap daerh masing - masing.

BantenPerspektif: Pernah mengalami problem atau masalah saat penerbangan?

Nurida: Ahamdulillah tidak,  ya mungkin sedikit goncangan ringan saat flight saja , pengaruh cuaca juga yang kurang baik.


BantenPerspektif :
Sebenarnya tugas pramugari apa aja ya?

Nurida : Tugas pramugari sebenarnya harus bisa tersenyum dengan ikhlas kepada penumpang saat bekerja, memberikan pelayanan terhadap penumpang dengan baik karena bagi kami penumpang adalah tamu yang patut kita berikan kenyamanan sebaik mungkin selama penerbangan

BantenPerspektif:
Beberapa waktu lalu kan sering ada berita kecelakaan, perasaanya bagaimana kalau mendengar berita itu?

Nurida : Kalau kecelakaan pesawat mungkn sudah takdir dan yang bisa kita lakukan hanya berdoa semoga selalu diberikan keselamatan dalam menjalankan tugas pada saat terbang.

Itulah cerita Nurida, pramugari yang merupakan alumni SMA Jatirogo. Pengalaman pertama terbang adalah Soekarno Hatta Jakarta ke Medan lalu kembali lagi ke Bandaea Soekarno Hatta, Jakarta.

Meski profesi ini memiliki risiko tinggi, Nurida tetap optimistis karena doa menjadi pengiring karirnya sebagai seorang pramugari tak pernah ia lupakan.

Semoga sukses ya Mba berkarir di dunia penerbangan sebagai pramugari. ***

No comments

Powered by Blogger.