Header Ads

Ngeri, Gatot Nurmantyo Beberkan Soal Kondisi Indonesia



BANTENPERSPEKTIF.COM, NASIONAL - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo membeberkan alasan mengapa dia terlibat dalam gerakan menyelamatkan Indonesia bersama sejumlah tokoh nasional lainnya.

Menurut Gatot, dirinya sudah pernah disumpah sebagai prajurit TNI akan setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKR) dan sumpah tersebut masih berlaku meskipun bukan sebagai prajutit aktif.

"Kalau kemudian Pancasila akan dirubah maka akan berubahlah Indonesia dan saya merasa terpanggil untuk menjaga Pancasila," kata Gatot saat hadir sebagai narasumber pada Indonesia Lawyer Club di TVOne Selasa kemarin.

Dikatakan Gatot, keterlibatnnya dalam gerakan Menyelamatkan Indonesia dilatarbelakangi oleh perenungan. "Saya ini sudah diberikan semuanya, jabatan tertinggi di TNI sudah pernah yaitu Panglima TNI, sebagai seorang laki - laki saya juga diberikan istri dan diberikan anak dua yang semuanya sudah S2 bahkan kini memiliki cucu, lalu apa yang harus saya lakukan?" terang Gatot.

Tidak hanya menyampaikan alasannya, Gatot juga menyampaikan perihal ancaman krisis pangan dimana Indonesia akan menjadi incaran negara lain di dunia.

Dikatakan Gatot, dirinya pernah bertanya kepada mahasiswa S2 di salah satu kampus perihal apa yang akan dilakukan mahasiswa ketika menjadi presiden di negara selain Indonesia lalu mengalami krisis pangan dan melihat negara Indonesia.

Mereka menjawab pertama akan membeli undang - undang, memasukan narkoba dan lainnya. Ini jawaban mahasiswa. Ketika itu saya masih menjabat sebagai Pangkostrad," kata Gatot. Bahkan dalam kesempatan itu pula Gatot pernah menyampaikan kepada Presiden Jokowi saat masih menjabat sebagai Panglima TNI terkait ancaman pandemi.

"Saya bukan mengklaim benar, tapi apa yang pernah saya sampaikan ditahun 2017 sekarang terjadi," kata Gatot. Masih menurut Gatot, Indonesia masih bertahan dari pandemi karena memiliki dua sumber daya salah satunya adalah karena tradisi untuk saling membantu warga Indonesia masih kuat.

Seperti diketahu, sejumlah tokoh membentuk  gerakan sosial yang bernama Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Sejumlah tokoh nasional dan tokoh agama ada didalam gerakan ini.

Selain nama Gatot, ada nama Din Syamsudin (mantan Ketua Umum Muhammadiah), Chusnul Mar'iyah (mantan Komisoner KPI RI), Ahmad Yani (mantan Anggota DPR RI), Amin Rais termasuk Rocky Gerung, Said Didu (mantan Sekretaris Menteri BUMN) dan Refly Harun (Ahli Tata Negara dan mantan Komisaris Jasa Raharja). (DBS)

No comments

Powered by Blogger.