PerspektifTV

Header Ads

Peringatan Dini BMKG; Waspada Gelombang Tinggi di Selat Sunda

 

BANTENPERSPEKTIF.COM, PERISTIWA - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) telah memberikan peringatan dini terkait adanya gelombang tinggi disejumlah wilayah di Indonesia, salah satunya adalah Selat Sunda. Gelombang tinggi tersebut akan terjadi hingga hari ini (Rabu, 30 September 2020).

Pola angin di wilayah Indonesia umumnya dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan 5 - 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Pulai Enggano, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Banten. 

Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut, demikian rilis dari BMKG yang dipublikasian melalui situs resmi BMKG. BMKG pun Memberikan saran kepada masyarakat untuk keselamtatan. Berikut ini beberapa saran BMKG.

Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran : Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m).

Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.

Itulah saran dari BMKG terkait adanya gelombang tinggi yang terjadi disejumlah perairan Indonesia, khususnya di Selat Sunda. Asal tahu saja, ada tujuh klasifikasi terkait gelombang, yaitu gelombang tenang dengan ketinggian 0,1 - 0,5 M, gelombang rendah 0,8 - 1,25 M.

Sementara kategori selanjut adalah gelombang sedang dengan ketinggian 1,25 - 2,50 M, gelombang tinggi 2,50 M - 4,0 M, gelombang sangat tinggi 4.0 M - 6.0 M dan ekstrem 6.0 meter hingga 9 meter.

Sumber :
Press Release 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.