PerspektifTV

Header Ads

Trump Nilai Tiktok dan WeChat Bahaya untuk Keamanan Nasional

 


BANTENPERSPEKTIF.COM, KABAR DUNIA - Pemerintahan Trump tengah menghadapi dua kasus hukum yang melarangnya menghapus aplikasi TikTok dan WeChat dari toko aplikasi Android dan iOS di Amerika Serikat (AS).

Dalam dua putusan terpisah, hakim mempertanyakan bukti dari tuduhan AS terhadap WeChat dan TikTok. Asal tahu saja, Trump dan jajarannya menuding dua aplikasi itu berbahaya bagi keamanan nasional; memicu perintah pemblokiran dari Departemen Perdagangan AS.

Hakim Distrik AS, Carl Nichols memblokir larangan pengunduhan TikTok dan mempertanyakan bukti pemerintah AS. "Meski pemerintah memberi banyak bukti yang menunjukkan China mengancam keamanan nasional (AS), bukti spesifik soal ancaman dari TikTok serta efektivitas larangan itu masih kurang substansial," begitu kata Nichols, dilansir dari Reuters, Selasa (29/9/2020).

Ia mengatakan, "hanya ada sedikit bukti kalau pelarangan efektif WeChat bagi semua pengguna AS akan mengatasi kecemasan soal keamanan nasional."

Namun, Departemen Kehakiman meminta Beeler mempertimbangkan kembali keputusannya dan mengizinkan pemblokiran WeChat. Ia pun mengatur sidang pada 15 Oktober. Nichols pun mengantisipasi banding lebih lanjut dari pemerintah soal keputusannya terhadap TikTok.

Di sisi lain, induk usaha TikTok (ByteDance) dan induk usaha WeChat (Tencent) membantah tuduhan yang menyebut aplikasi mereka berfungsi sebagai alat mata-mata terhadap masyarakat AS.

Sumber :WartaEkonomi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.