Header Ads

Awas Loh, Pemberi dan Penerima Money Politik Sama - Sama Kena Sanksi


SumberFoto| Fitri

BANTENPERSPEKTIF.COM, PILKADA - Sebagian warga mungkin belum ada yang tahu bahwa hukuman pelaku money politik berlaku bagi pemberi dan penerima.

Hukumannya pun tidak main - main untuk keduanya. Selain didenda dalam bentuk materi juga sanksi pidana menanti.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sendiri mulai melakukan sosialisasi terkait money politik. Sosialisasi dilakukan melalui berbagai media, seperti pemasangan baliho, leaflet dan pamflet.

Media sosialisasi tersebut dipasang dan dibagikan kesejumlah titik strategis. Bahkan baliho terkait ancaman hukuman pelaku money politik dipasang dalam ukuran besar.

Seperti diketahui bahwa dalam Undang - Undang Pemilu Pasal 187 A disebutkan bahwa hukuman pelaku money politik didenda maksimal Rp 1 miliar dan penjara maksimal 72 bulan, berat  bukan?

Sementara pada bagian lain sejumlah relawan HelldySanuji paling getol menyuarakan anti money politik.

Tidak heran mereka pun terlihat gembira melihat baliho soal hukuman money politik dalam pilkada. "Kalau kamu dulu lolos saat Pileg 2019, hati - hati gaes pilkada kali ini tidak akan lolos," tulis Fitri Yanti Sukatno, salah seorang relawan HeldySanuji di beranda sosial media facebook pribadinya.(DBS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.