PerspektifTV

Header Ads

Serikat Buruh Krakatau Steel Merasa Sejalan dengan PKS

 


BANTENPERSPEKTIF.COM, PARLEMEN - Perwakilan Sekretariat Bersama Serikat Karyawan/Pekerja Krakatau Steel Group & Afiliasi, mendatangi kantor Fraksi PKS DPRD Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten. Curug, Kota Serang pada Jumat, 9 Oktober 2020.

Mereka datang menemui Fraksi PKS untuk menyampaikan aspirasi penolakan Omnibus Law Undang - Undang Cipta Kerja. 

Perwakilan organisasi yang menaungi karyawan Krakatau Steel ini diterima langsung oleh Ketua Fraksi PKS DPRD Banten, Juheni M Rois.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Sekber Serikat Karyawan, Pekerja KS, Fredy Cahyo mengatakam bahwa sengaja datang menemui Fraksi PKS  untuk menyampaikan pernyataan sikap dari organisasinya.

Isi simal tersebut adalah menolak pengesahan Undang - undang Omnibus Law. Mengapa yang didatangi LKS, Fredy mengaku Fraksi PKS masih sejalan dengan  dengan sikap organisasnya, yaitu menolak Omnibus Law.

"Kami telah mempelajari pasal-pasal khususnya terkait ketenagakerjaan yang kami nilai merugikan dan atau mengurangi hak - hak pekerja".

Ketua Fraksi PKS, Juheni M Roos, menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Sekretariat Bersama Serikat Karyawan Pekerja Krakatau Steel yang telah menyampaikan aspirasinya kepada Fraksi PKS. 

Juheni menegaskan bahwa Fraksi PKS DPRD Banten, menerima aspirasi yang disampaikan dan berjanji akan melanjutkan aspirasi tersebut kepada perwakilan PKS di DPR RI dan juga kepada Gubernur Banten.

"Kami (Fraksi PKS) mendukung perjuangan buruh untuk memperjuangkan hak - hak nya". Ujar anggota DPRD Banten dari dapil Kota Serang ini. 

Juheni menambahkan, Fraksi PKS DPRD Banten sudah mengeluarkan pernyataan sikap penolakan terhadap UU Omnibus Law Cipta Kerja, termasuk meminta kepada Gubernur Banten untuk menyampaikan aspirasi buruh Banten kepada Presiden.

Suherman, Ketua Departemen Advokasi Sekber Karyawan/Pekerja KS menyampaikan bahwa mereka akan segera melakukan kajian dan membentuk tim advokasi untuk mendorong serta mendukung setiap upaya gugatan Judicial Review melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

Sumber : PreassRelease

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.