PerspektifTV

Header Ads

Tolak Omnibus Law, Buruh Pabrik PT Panarub Mogok Kerja

Foto/Ayatullah/BantenPerspektif

BANTENPERSPEKTIF.COM, KAB.TANGERANG - Sebanyak 1.125 buruh pabrik yang tergabung di Serikat Buruh Garmen Tekstil Sepatu (PTP-SBGTS) PT Panarub Industri di Kota Tangerang berunjuk rasa dan mogok kerja, menolak penetapan RUU Omnibus Law yang dianggap menekan dan merugikan kaum pekerja, Selasa (06/10/2020).

Para buruh yang dikawal pihak kepolisian dan TNI berkumpul memadati gerbang sepanjang jalan di PT Panarub Industri tersebut.

Beberapa perwakilan dengan lantang menyuarakan orasi menolak dengan tegas di syahkannya UU Cipta kerja oleh pemerintah yang dianggap sangat merugikan kaum buruh di Indonesia.

Pantauan dilokasi, massa unjuk rasa sempat melakukan blokade di Jalan Raya M.Toha persis depan PT Panarub Industri Kota Tangerang, hingga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.

Ketua Umum Pimpinan Tingkat Perusahaan Serikat Buruh Garmen Tekstil Sepatu (PTP-SBGTS) PT Panarub Industri, Dody Khasworo, mengungkapkan pihaknya melakukan aksi menolak disahkannya RUU Cipta Kerja jadi Undang-Undang (UU).

“Hari ini rezim Jokowi terkait dikeluarkan nya PP 78, kembali hari ini Jokowi mengeluarkan RUU atau mengesahkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang menurut kami ini sangat merugikan kaum buruh,” ungkap Dody.

Ada beberapa point menurut Dody kalau RUU Cipta Kerja ini disahkan, dianggap dapat menyengsarakan khususnya kaum buruh.

“Menurut kami ini akan menyengsarakan rakyat, oleh karena itu pada hari ini di tanggal 6 sampai 8 Oktober kami akan melakukan aksi mogok nasional, mogok kerja menghentikan proses industri disetiap perusahaan dan kawasan-kawasan industri,” ujarnya.

Dody berharap aksinya akan mendapat respon positif dari pemerintah dan mau membatalkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

“Dengan hal ini kami berharap agar pemerintah hari ini rezim yang berkuasa membatalkan UU Omnibus Law,” tegas Dody.

Lebih lanjut, Dody mengancam akan melakukan aksi besar-besaran kalau pemerintah tidak membatalkan RUU Cipta kerja, dan berencana akan berlanjut ke Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

“Kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi kami akan sosialisasi dan akan konsolidasi ke kawan-kawan ke serikat pekerja serikat buruh se-kota Tangerang, untuk melakukan aksi yang lebih besar lagi, sementara untuk hari ini hanya disini, dan di tanggal 8 akan melakukan aksi ke DPR-RI,” pungkasnya.

Diketahui, massa aksi berkumpul melakukan unjuk rasa mogok kerja dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Nampak dari Kepolisian dan TNI melakukan pengawalan ketat untuk mengamankan jalannya aksi tersebut.

Reporter : Ayatullah Chumaini
Editor : Karnoto

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.