Header Ads

Buruan ke Samsat, Pemprov Banten Bebaskan Denda Pajak Motor

 


BANTENPERSPEKTIF.COM, PEMERINTAHAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Badan Pendapatan Daerah mengumumkan kepada masyarakat adanya pembebasan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), denda BBN-KB, pokok BBN-KB II, dan tarif progresif.

Dalam kesempatannya, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten, H. Opar Sopari mengatakan telah mengumumkan kepada masyarakat program tersebut sesuai intruksi Gubernur Banten H. Wahidin Halim yang bertujuan memberikan bantuan dan meringankan beban masyarakat Provinsi Banten pada pandemi Covid19.

“Kami melaksanakan perintah Gubernur Banten bahwa dari tanggal 05 November S/d 23 Desember 2020 denda pajak kendaraan bermotor digratiskan untuk memberikan bantuan dan meringankan beban masyarakat saat pandemi Covid-19 ini” kata Opar pada awak media, Rabu (04/11/2020).

Dalam Surat Edaran Peraturan Gubernur Banten Nomor 60 Tahun 2020 tentang penghapusan administrasi atau denda pajak kendaraan bermotor, Bea balik kendaraan bermotor, dan penghapusan tarif progresif.

“Bagi masyarakat yang hendak melakukan transaksi silahkan datang ke Kantor Samsat di masing-masing wilayah yang berada di Provinsi Banten,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Cikande (Ciruas) Kabupaten Serang Rita Prameswari SE, MSi  saat ditemui awak media mengatakan mulai tanggal 05 November 2020 sampai dengan 23 Desember 2020 ada program bebas denda pajak PKB. Dirinya hanya melaksanakan kebijakan daripada Gubernur yang mana meringankan masyarakat di masa pandemi dan serta dirinya sangat mendukung kebijakan tersebut.

“Saya sangat mendukung kebijakan itu karena pemerintah provinsi Banten ingin meringankan masyarakat terlebih dalam kondisi pendemi seperti ini, untuk itu mari ke Samsat Cikande dan samsat terdekat sesuai wilayahnya masing masing yang ada di provinsi Banten untuk mengurus surat surat kendaraannya,” ujar Rita kepada awak media.

“Dengan diumumkannya peraturan tersebut, maka sejak tanggal ditetapkan proses bebas denda itu mulai di berlakukan,” tutupnya. ( DBS )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.