Header Ads

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Kelangkaan Pupuk

SumberFoto/DinasPertanianKabupatenTangerang

 BANTENPERSPEKTIF.COM, KAN.TANGERANG | Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Azis Gunawan angkat suara terkait kelangkaan pupuk bersubsidi langka di Kabupaten Tangerang wilayah utara.

Menurut Azis, kelangkaan pupuk bersubsidi bukan karena stok kosong, namun sistem penyaluran yang berbeda dari tahun sebelumnya.

“Jadi sistem penyaluran pupuk bersubsidi tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, sekarang dari produsen ke distributor kemudian ke kios pupuk remi baru ke petani,” kata Azis berdasarkan keterangan tertulis yang diterima BantenPerspektif , Minggu (29/11/2020).

Azis menjelaskan, berdasarkan Pearturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 1 tahun 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi pada 2020,  penyaluran pupuk bersubsidi harus menggunakan Kartu Tani Indonesia (KTI).

“Kartu Tani Indonesia ialah kartu yang dirancang khusus untuk petani dimana didalamnya sudah terdapat alokasi pupuk bersubsidi,” ujarnya.

Sekadar mengingatkan, Kartu Tani Indonesia merupakan sarana akses layanan perbankan yang terintegrasi (simpanan, transaksi, penyaluran pinjaman), juga berfungsi sebagai kartu subsidi. Kartu Tani diperlukan petani untuk membantu produksi pertaniannya pada komoditas Padi, Jagung.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah petani padi di  Kabupaten Tangerang wilayah utara mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi di pasaran. Kios dan warung kini kosong, hanya menyediakan pupuk non subsidi.

Ketua Kelompok Tani Bina Sejahtera, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang Unang mengeluhkan kondisi tersebut karena menyulitkan para petani. 

“Saya tidak tahu, sudah berapa bulan pupuk bersubsidi menghilang di kios dan warung itu, yang pasti enam hari lalu, saya mau beli pupuk bersubsidi kosong,” kata Unang kepada wartawan saat ditemui diarea sawahnya, Rabu (25/11/2020). 

Reporter | Ayatullah Chumaini
Editor : Karnoto




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.