Header Ads

Pemprov Banten Bagikan 1,3 Juta Masker

BAGIKAN MASKER- Sekretaris daerah (Sekda) Banten Al Muktabar mewakili Gubernur Banten Wahidin Halim di Pondok Pesantren Riyadhussholihiin  di  Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Kamis (12/11/2020). Doc/Foto: HumasPemprovBanten

BANTENPERSPEKTIF.COM,  PANDEGLANG, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui dinas kesehatan membagikan 1,3 juta masker kepada masyarakat  didelapan kabupaten dan kota Se-Banten. 

Kepala Dinkes Provinsi Banten dr.Ati Pramudji Hastuti mengatakan, pendistribusian masker sebanyak 1,3 juta itu telah dimulai sejak  9 November hingga Kamis 12 November 2020. Pembagian masker diprioritaskan untuk lingkungan pondok pesantren, tempat keramaian, pasar dan tempat umum lainnya. 

"Memang sasaran kami pondok pesantren, tempat umum, pasar dan tempat keramaian," katanya kepada wartawan. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Al Muktabar menuturkan, pembagian 1,3 juta masker sebagai bentuk kehadiran Pemprov Banten untuk terus menerus melawan virus Covid - 19 yang sudah lebih setengah tahun melanda Banten. 

Ia menjelaskan, tujuan pembagian masker ini untuk melakukan penggunaan masker bersama. Tidak lupa juga bagian dari upaya peningkatan dalam rangka melaksanakan protokol kesehatan dengan cara menjaga jarak, cuci tangan, melakukan pola hidup sehat agar terhindar dari Covid-19. 

"Mudah-mudahan langkah pemerintah yang dilakukan bersama ini terus dalam keadaan baik, sampai kita secara teknik medis mendapatkan vaksinasi untuk terhindar dari virus," jelasnya.

Dijelaskan,  apa yang dilakukan Pemprov Banten saat Ini adalah bagian dari ikhtiar kami untuk bergandengan tangan dengan kabupaten kota dan lapisan masyarakat. "Secara pemetaan beberapa daerah telah mendekati warna kuning yang beberapa oranye dan terhindar dari merah," tuturnya. 

Menurutnya, kondisi Provinsi Banten dengan kabupaten kota terus mengarah dalam keadaan yang lebih baik sehingga pembangunan strategis di Provinsi Banten dapat dilanjutkan. 

"Hari ini (Kamis, 12 November 2020) kami memperingati Hari Kesehatan Nasional ke 56 yang dipusatkan di Kabupaten Pandeglang. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan dengan sungguh-sungguh," terangnya. 

Sementara itu dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menegaskan, kesehatan adalah prioritas dalam visi dan misi kepemimpinannya. Termasuk di dalamnya pembangunan fisik atau infrastruktur kesehatan serta membuka akses kesehatan bagi masyarakat. 

Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-56 memang  berbeda dengan dari tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan kondisi saat ini masih pandemi Covid-19. Peringatan dilaksanakan secara sederhana di Pondok Pesantren Riyadhussholihiin  di  Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang.

Hadir dalam acara ini sejumlah pejabat, diantaranya Sekretaris daerah (Sekda) Banten Al Muktabar mewakili Gubernur Banten Wahidin Halim, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr. Ati Pramudji Hastuti, Kepala BPBD Provinsi Banten Nana Suryana, Pjs. Bupati Pandeglang Gunawan Rusminto, Forkopimda Kabupaten Pandeglang, Pimpinan PP Riyadhus Sholihin Fachruddin Nu'man, serta para tamu undangan.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Kesehatan Povinsi Banten menggandeng Majlis Ulama Indonesia (MUI), Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Muslimat NU, Fatayat NU, Asiyah, Pramuka , Pengjian Al Hidayah dan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Banten

Acara juga dimeriahkan dengan pentas seni dari para santri Yayasan Riyadhussholihiin dengan menampilkan drama tentang tata cara berperilaku hidup sehat ditengah pandemi Covid - 19. (RLS/KNT)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.