Header Ads

Helldy Sanuji Akhiri Drama dengan Happy Ending


Baru saja HelldySanuji deklarasi kemenangannya berdasarkan quick qount internal yang memperoleh 34 persen. Angka yang lumayan besar untuk daerah dengan jumlah pemilih hanya 297.045 jiwa yang tersebar di 8 kecamatan, 43 keluarahan.
Tentu saja secara resmi masih harus menunggu rilis KPUD Cilegon. Helldy Agustian sepertinya akan mengakhiri drama pencalonannya dengan happy ending.
Harus diakui mental Helldy memang luar biasa, mungkin karena sudah terlatih saat menjadi marketing di brand mobil ternama belasan tahun sehingga mental baja sudah mendarah daging.
Kita pasti tahu mental marketing atau lebih tepatnya sales teruji di lapangan untuk bisa mengejar target.
Sulit rasanya kalau dia tidak memiliki mental baja karena pencalonannya ditahun 2020 merupakan ketiga kalinya. Artinya kalau dia gagal yang ketiga kalinya kemungkinan besar dia akan resign dari dunia perpolitikan.
Dan pada proses pilkada tahun ini benar - benar sempat menjadi bulan bulanan terutama detik - detik menjelang pendaftaran ke KPUD, mengaduk aduk emosi para relawan.
Drama pergantian ketua umum DPP Partai Berkarya ketika itu membuat pubik spekulasi bahwa Helldy tidak bisa maju. Spekulasi kedua kalau toh Helldy maju maka harus cerai dengan Sanuji atau PKS karena sempat ramai Helldy akan dikawin paksakan dengan politisi PDI Perjuangan.
Helldy menghadapi semuanya itu dengan tenang bahkan mengirimkan pesan optimisme kepada para relawan yang juga waktu itu pasti mengalami kebimbangan. Anda bayangkan disaat kritis masih bisa memberikan pesan optimisme dan itu menurut saya mental basic seorang pemimpin karena ketika terpilih pun akan menghadapi persoalan yang lebih rumit lagi.
Drama itu pun mampu ia lalui dengan lolosnya dia sampai ke lapangan pertandingan pilkada resmi dengan ditetapaknnya ia menjadi calon Walikota Cilegon.
Drama juga dialami Sanuji Pentamarta, baru beberapa bulan menarik nafas usai tanding pada Pileg 2019 dan Sanuji gagal masuk ke senayan karena lawannya cukup berat, diantaranya Dimyati Natakusumah, suami Bupati Pandeglang.
Baru menarik nafas dari pertandingan pemilu, ia harus langsung lari karena dipercaya menjadi Ketua DPW PKS Banten. Tak berhenti disitu, hanya selang beberapa pekan Sanuji menjadi calon Wakil Walikota Cilegon padahal dia tidak pernah masuk bursa sebelumnya. Waktu yang cukup cepat menurut saya, seperti tidak ada waktu untuk santai bernafas sembari menikmati kopi karena Sanuji harus migrasi ke Kota Cilegon.
Ia pun pindah ke Cilegon dan menjadi warga Kota Cilegon. Kampanye pun ia lakukan dan tidak mengenal waktu. Tentu saja jangan ditanya modal finansial. Sudah pasti minimalis.
Drama mereka berdua pun akan segera berakhir dengan happy ending. Yah, meski baru quick qount tapi mereka berdua sepertinya yakin realnya tidak akan meleset jauh.
Dan memang mereka berdua sejak awal memiliki self confidence yang power full. Dan kalau saya melihat dari jarak jauh mereka berdua Egaliter, artinya meski Helldy adalah calon walikota tetapi tetap melibatkan Sanuji dan PKS.
Karena keduanya memang saling melengkapi, Helldy kuat dengan personality sedangkan Sanuji kuat dengan infrastruktur partainya yang dikenal cukup solid. [karnoto]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.