Header Ads

PKS Gelar Lomba Baca Kitab Kuning, Wakil Walikota Cilegon Terpilih Sampaikan Ini

Ketua DPW PKS Banten sekaligus Wakil Walikota Cilegon terpilih, Sanuji Pentamarta saat memberikan sambutan pada acara Lomba Baca Kitab Kuning ke-IV di Markas Dakwah PKS Banten, Kota Serang, Minggu (13/12/2020). SumberFoto/AdiFikriHumaidi

BANTENPERSPEKTIF.COM, EVENT - Hari ini (Minggu, 13 Desember 2020) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar lomba baca Kitab Kuning di Markaz Dakwah DPW PKS Banten, Cijawa, Kota Serang.

Lomba ini merupakan kali keempatnya yang digelar oleh DPP PKS dan diadakan diseluruh Indonesia. Sebelum sampai ke tingkat nasional para peserta harus mengikuti seleksi ditingkat kabupaten dan kota dan saat ini mereka mengikuti babak final tingkat provinsi atau babak penyisihan untuk tingkat nasional.

Bagi mereka yang lolos babak penyisihan maka akan dikirimkan pada lomba tingkat nasional  di Jakarta. Hadir dalam pembukaan acara, Ketua DPW PKS Banten sekaligus Wakil Walikota Cilegon terpilih Sanuji Pentamarta.

Dalam sambutannya Sanuji mengatakan bahwa Banten merupakan daerah yang memiliki banyak pondok pesantren. Untuk itu sejatinya pemerintah bisa memberikan fasilitas perpustakaan yang baik di tiap - tiap pondok pesantren.

"Meskipun pesantren kobong, tapi mesti punya perpustakaan yang layak dan tersedia kitab - kitab yang lengkap sebagai sumber referensi bagi para santri," kata Sanuji. Sanuji juga mengatakan bahwa pada event Lomba Baca Kitab Kuning tahun lalu Banten berhasil menjadi juara 1 nasional.

"Kami berharap tahun ini pun Banten bisa mempertahankan juara nasional, kami optimistis itu karena Banten dikenal sebagai daerah santrii sehingga potensi menangnya besar," kata Sanuji. 

Untuk tingkat provinsi sendiri PKS Banten melibatkan sejumlah ulama dan ustadz dari berbagai ormas termasuk Nahdlatul Ulama (NU) sebagai dewan juri. "Alhamdulillah DPW PKS Banten hari ini berkah karena kedatangan para santri dan dewan juri dari berbagai pondok pesantren," kata Sanuji.

Pada kesempatan ini para peserta akan membaca Kitab Fahtul Muin. Berdasarkan penelusuran BantenPerspektif, Kitab  Fathu Al-Mu'in adalah syarah kitab Qurrotu Al-'Ain atau yang memiliki nama lengkap Qurrotu Al-'Ain bi Muhimmati Ad-Din.

Kitab ini rampung ditulis pada tahun 982 H. Pengarangnya bernama Zainuddin Ahmad bin Muhammad bin Abdul Aziz Al-Malibari yang bisa disingkat Zainuddin Al-Malibari. "Ini kitab sangat terkenal dikalangan pesantren karena isinya memang luar biasa," terang Sanuji.

Ditambahkan Sanuji, lomba ini digagas oleh Fraksi PKS DPR RI dan karena mendapatkan respon positif dari masyarakat maka lomba ini diadakah secara rutin. "Hari ini merupakan final untuk tingkat provinsi dan akan mewakili untuk tingkat nasional," kata Sanuji.

Bagi mereka para pemenang tingkat nasional akan diberikan sejumlah hadiah, diantaranya umroh. Pada tahun lalu peserta yang berkesempatan menyabet hadiah tersebut adalah santri asal Banten. (rls/knt)

Diberdayakan oleh Blogger.