Header Ads

PKS Harus Membawa Isu Kesejahteraan Jika Ingin Masuk Tiga Besar

 


Isu kesejahteraan ternyata mendapatkan tempat yang dominan di hati masyarakat ketimbang isu Agama. Oleh karena itu jika PKS ingin meraih tiga besar pada Pemilu 2024 maka harus membawa isu kesejahteraan.

BANTENPERSPEKTIF.COM, POLITIK - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) harus membawa isu kesejahteraan bukan hanya isu religius. Sebab persoalan kesejahteraan merupakan sesuatu yang banyak diharapkan oleh masyarakat.

Demikian dikatakan Pengamat Politik, Adi Prayitno saat menjadi narasumber pada acara diskusi jelang Muswil DPW PKS Banten secara online, Kamis, 24 Desember 2020.

"Jadi, kalau PKS ingin menang garus menggeser isu, jangan hanya soal isu Agama tetapi membawa isu universial seperti kesejahteraan," kata Adi Prayitno.

Dikatakan Adi, pada Pileg 2019 PKS audaht bagus dengan isu SIM Seumur Hidupm Sayangnya tidak dikelola secara masif oleh PKS khususnya di daerah. Padahal isu cukup bagus untuk dikelola.

"Tema SIM Seumur hiduo yang dibawa PKS pada Pileg memang buat kalangan menengah keatas tidak penting, tetapi buat kalangan bawah sangat berharga," kata Adi.

Sementara terkait masa depan partai Islam termasuk PKS, Adi menjelaskan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap partai memang masih rendah karena beberapa faktor, salah satunya adalag isu korupsi dan persoalan pribadi para politisi masih terjadi dan paling banyak disorot publik.

Dalam kesempatan itu, Adi juga menjelaskan perihal polarisasi masyarakat terkait Islam dan Pancasila. Namun dari penjelasannya prosentase yang tidak mempersoalkan antara Agama dan Pancasila cukup besar mencapai 80 persen, sedangkan yang menjadikan Agama lebih penting hanya kisaran 15 persen dan kelompok yang sebaliknya bahwa Agama tidak lebih penting dari Pancasila juga sedikit .

"Jadi kalau melihat data tersebut maka sebenarnya suasana kebatinan bangsa Indonesia secara umum tidak lagi mempersoalkan Agama dan Pancasila," jelas Adi.(dbs/knt)

Diberdayakan oleh Blogger.