Header Ads

Latah, Kepala Daerah Pinjamkan Mobil Dinas untuk Nikahan

Wali Kota Cilegon Helldy Agustian membolehkan mobil dinasnya untuk warga khususnya keperluan pernikahan.

BANTENPERSPEKTIF.COM, PEMERINTAHAN - Beberapa waktu lalu Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian membuat kebijakan priadi yang meminjamkan mobil dinasnya untuk pernikahan. Apa yang dilakukan Helldy sebenarnya bukan hal baru terjadi di Indonesia karena diketahui sejumlah kepala daerah di beberapa daerah melakukan hal tersebut.

Sebelumnya Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono juga membolehkan mobil dinasnnya untuk keperluan antar jemput dan keperluan akad nikah. Begitupun Wali Kota Semarang, Hendra Prihadi yang juga meminjamkan mobil dinas dengan plat nomor H 1 A kepada warga untuk keperluan pernikahan.

Mobil dinas Wali Kota Semarang yang dipinjamkan kepada warga untuk keperluan pernikahan.

Begitu pun Wali Kota Mojokerto yang juga meminjamkan mobil camry yang merupakan mobil dinasnya untuk dipinjamkan kepada warga sebagai sarana pernikahan.

Khusus di Provinsi Banten sendiri memang tergolong baru dilakukan oleh kepala daerah di tanah Jawara ini, yaitu oleh Helldy Agustian, Wali Kota Cilegon yang terpilih pada Pilkada 2020.

Dengan bangganya, Helldy pun mengupload kebijakan tersebut di sosial media. Bahkan hal ini dipertegas oleh akun resmi Pemkot Cilegon. Dalam sebuah banner tersebut diinformasikan bahwa mobil dinas Wali Kota Cilegon dengan plat nomor A 1 R boleh dipinjamkan warga Kota Cilegon.

Dalam keterangannya mobil tersebut dipinjamkan untuk pengantin dan bagi warga yang ingin meminjamnya menghubungi ke Bagian Umum Setda Kota Cilegon. Mobil dinas tersebut hanya bisa dipinjamkan pada hari libur yaitu Sabtu dan Minggu  dari pagi hingga malam hari.

Kebijakan peminjaman mobil dinas memang tidak masuk dalam daftar 10 janji politik Helldy Sanuji saat kampanye beberapa waktu lalu. Adapun 10 janji politik HelldySanuji, yaitu penyerapan 25.000 tenaga kerja, pembangunan 43 ruang terbuka, 5.000 beasiswa full sarjana, pembangunan 8 puskesmas, pemberian honor RT dan RW sebesar Rp 1 juta per bulan.

Selain itu, HelldySanuji juga menjanjikan 50 persen kenaikan honor guru dan madrasah, pemberian Rp 10 juta per tahun dana stimulan opersional DKM dan Rp 100 juta per tahun dana lingkungan RW. 

Sampai sekarang pasangan belum ada ekspos kapan janji - janji politik tersebut akan direalisasikan sehingga bisa dinikmati oleh warga. (kar) 


Diberdayakan oleh Blogger.