Header Ads

KAMMI Banten Mendukung Langkah Gubernur Soal Kasus Pemotongan Dana Ponpes

Sejumlah aktivis KAMMI Wilayah Banten saat audiensi dengan Fraksi Demokrat DPRD Banten dan diterima Sekretaris Fraksi Demokrat Ahmad Jazuli Abdillah di gedung DPRD Banten beberapa hari lalu. Doc/Foto: KAMMIBanten.

BANTENPERSPEKTIF.COM, KAMPUS - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Banten mendukung sikap Gubernur Banten yang melaporkan oknum yang memotong anggaran bantuan untuk ponpes dan mendorong agar Kejaksaan Tinggi Banten mengusut tuntas kasus pemotongan dana hibah untuk ponpes.

"Kami dukung itu kebijakan Gubernur Banten untuk soal itu karena telah menciderai kepercayaan publik. Padahal niat Pemprov Banten baik tapi gara -gara ulah oknum maka menjadi stigma buruk," kata Ketua KAMMI Banten Wardian Dwi Fersa kepada BantenPerspektif beberapa hari lalu.

Hal tersebut ia sampaikan usai melakukan pertemuan dengan Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Banten dan ditemui oleh Sekretaris Fraksi Demokrat Ahmad Jazuli Abdillah. Sementara terkait Raperda Fasilitasi Ponspe, Wardian mengatakan pihaknya telah meminta Fraksi Demokrat untuk memperjuangkan hal tersebut.

"Untuk Raperda Fasilitasi Ponpes, KAMMI juga minta pada fraksi Demokrat untuk memperjuangkan kepentingan pondok pesantren dengan regulasi yang mengikat dalam hal fasilitasi di semua sektor, tidak hanya sektor pendanaan seperti hibah, bansos dan lainnya," katanya. 

Tapi juga, kata dia, sektor pemberdayaan agar pondok pesantren benar-benar bisa mandiri dan bertahan eksistensinya untuk mencetak santri-santri terampil dan berkualitas. (dbs/kar)

Diberdayakan oleh Blogger.