Header Ads

Pakai Topi Koboi, Politisi Demokrat Terlibat Diskusi dengan KAMMI Banten

Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Banten Ahmad Jazuli Abdillah saat menerima audiensi aktivis KAMMI Wilayah Banten di ruang Fraksi Demokrat beberapa hari lalu. Foto/Doc:KAMMIBanten

BANTENPERSPEKTIF.COM - Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Banten menerima aspirasi dan berdiskusi bersama Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Provinsi Banten yang baru saja menggelar Milad KAMMI Ke-23.

Tema diskusi seputar proses penyusunan beberapa raperda yang sedang berjalan di DPRD Provinsi Banten melalui panitia - panitia Khusus (Pansus) yang sedang bekerja, terutama mengupas soal Raperda Fasilitas Pesantren. 

KAMMI Banten meminta Fraksi Demokrat melalui anggotanya yang menjadi pansus tersebut agar terus memperjuangkan kepentingan pondok pesantren dengan regulasi yang mengikat dalam hal fasilitasi di semua sektor, tidak hanya sektor pendanaan seperti hibah, bansos dan lainnya. 

Tapi juga sektor pemberdayaan agar pondok pesantren benar-benar bisa mandiri dan bertahan eksistensinya untuk mencetak santri-santri terampil dan berkualitas.

Sekretaris Fraksi Demokrat, Jazuli Abdillah, yang juga anggota Pansus Fasilitasi Pesantren menyatakan bahwa Fraksi Demokrat sedang memperjuangkan banyak hal dalam muatan pada raperda tersebut, diantaranya mendorong agar dicantumkan klausul tegas soal keterlibatan OPD dalam berbagai sektor, tidak hanya oleh Biro Kesra, tapi menggerakkan bidang teknis inprastruktur seperti PUPR atau Perkim, Dinas Kesehatan, Koperasi dll untuk membantu fasilitasi kebutuhan pesantren.

Mewakili Fraksi Demokrat, Jazuli berpendapat bahwa fasilitasi pesantren tidak hanya sekadar uang, tapi juga pembinaan dan yang paling penting adalah soal infrastruktur jalan menuju pesantren, bangunan kobong dan belajar santri, aspek kesehatan santri kuga di fasilitasi melalui pendampingan klinik kesehatan, serta koperasi pesantren diberdayakan dan dibina langsung oleh dinas koperasi dan sebagainya.

Jazuli terlihat tampil nyentrik dengan topi koboinya. Sekadar diketahui, topi koboi merupakan brandsmark Wahidin Halim, Gubernur Banten dimana Jazuli merupakan orang yang dikenal publik sebagai salah satu orang yang menjadi ting teng WH. (rls/kar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.