Header Ads

Diprotes Soal Penutupan Wisata, Ini Jawaban Gubernur Banten


BANTENPERSPEKTIF.COM, KEBIJAKAN - Pasca mengeluarkan kebijakan soal penutupan objek wisata, protes pun dialamatkan kepad Gubernur Banten, Wahidin Halim. WH pun menyatakan secara tegas bahwa kebijakan itu harus diambil demi kepentingan masyarakat luas.

"Kebijakan ini justru melindungi masyarakat luas dari penyebaran virus Covid -19. Ga ada urusanya mau diprotes, didemo silahkan aja kebijakan ini akan tetap dilanjutkan," tegas WH melalui press releasenya.

Dikatakan WH, dirinya harus mengeluarkan kebijakan tersebut karena tidak menginginkan Banten yang sudah masuk zona kuning menjadi merah kembali.

"Jangan hanya demi kepentingan kelompok tertentu lalu mengorbankan orang lain," jelas WH.

Ditambahkan WH pihaknya mantau di lapangan dan kondisinya mengkhawatirkan karena sudah tidal bisa lagi menerapkan protokol kesehatan

"Ga ada urusan, mau diprotes, didemo atau digugat silahkan, tapi fakranya di lspangan sudah mengkhwatirkan," kata WH.

Seperti diketahui WH telah mengeluarkan instruksi penutupan sementara objek wisata di Banten dan telah diikuti para walikota dan bupati di Banten.

Kebijakan ini mendapat protes dari pengelola wisata pantai di Anyer, salah satunya adalah Wahyu Papat. Ia menyayangkan kebijakan WH tersebut mengingat itu akan mematikan ekonomi.

"Kita kan ada yang dapat pinjaman untuk pengelolaanya, kalau ditutup kan nanti kita report juga karena tidak ada pemasukan," katan mantan anggota DPRD Kota Serang asal PKB ini. (rls/kar)



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.