Header Ads

Gubernur Banten Perintahkan Bupati dan Wali Kota Perketat Objek Wisata


BANTENPERSPEKTIF.COM, PEMERINTAHAN - Gubernur Banten Wahidin Halim mengeluarkan perintah resmi kepada bupati dan wali kota untuk melakukan pengetatan kegiatan masyarakat di tempat wisata dengan menerapkan screening test antigen atau genose untuk lokasi wisata in door. Sedangkan wisata out door harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Hal tersebut sesuai dengan Instruksi Gubernur Banten Nomor 9 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM). Aturan ini berlaku dari tanggal 4 hingga 17 Mei 2021 sebagai lanjutan dari aturan pemerintah pusat.

Dalam kebijakan tersebut, Gubernur menekankan pentingnya pencegahan peningkatan penularan Covid - 19 selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442. "Karenanya perlu dilakukan pemantauan, pengendalian dan evaluasi serta tindakan - tindakan yang harus dilaksanakan guna pencegahan tersebut," kata Wahidin dalam siaran persnya.

Masih dalam instruksi tersebut, Gubernur juga meminta bupati dan wali kota untuk melakukan sosialisasi peniadaan mudik Lebaran Idul Fitri kepada masyarakat baik asli Banten maupun perantau.

Sementara terkait potensi masuknya pekerja migran Indonesia, Wahidin meminta kepada kepala daerah di kabupaten dan kota di Banten untuk melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan lembaga terkait termasuk bea dan cukai.

Selain itu,  bagi Anda yang melakukan perjalanan lintas provinsi maupun kabupaten dan kota tanpa memiliki dokumen administrasi perjalanan tertentu maka siap - siap dikarantina selama 5 X 24 jam. (rls/kar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.