Header Ads

Jelang 2024, PKS Banten Ngajak Ngobrol Golkar dan PDI Perjuangan


BANTENPERSPEKTIF.COM, POLITIK - Menjelang tahun politik 2024 dinamika politik semakin bergerak cepat. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Banten mulai ngajak ngobrol Partai Golkar dan PDI Perjuangan. Diketahui PKS Banten telah menyambangi kedua partai ini beberapa hari terakhir.

Dipimpin langsung Ketua DPW PKS Banten, GR Sumedi, PKS ngajak ngobrol dengan pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Banten pada Jumat (20/5/2021) kemarin setelah sebelumnya bertemu pengurus DPD PDI Perjuangan.

Ketua DPW PKS Provinsi Banten, Gembong R. Sumedi mengatakan, harus ada sinergi antar parpol untuk mewujudkan kesejahteraan, karena itu pihaknya mengajak partai politik di Banten untuk bersama-sama membangun Provinsi Banten yang lebih baik kedepan.

“Bahwa Parpol dibentuk bukan hanya untuk memperjuangkan kepentingan konstituennya, tetapi juga kepentingan masyarakat secara luas,” kata Gembong usai berkunjung ke Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Banten, Jumat (21/05/2021) pagi.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Banten ini menjelaskan, peran penting Parpol lainnya dalam pembangunan daerah yakni menjadi ruang pendidikan politik bagi masyarakat. Dan upaya ini tentu pula harus menjadi tanggungjawab seluruh Parpol yang ada di Banten.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah mengakui, selama ini PKS merupakan kawan strategis dalam menghadapi event demokrasi seperti pemilihan kepada daerah. 

“Golkar merasa senang dan gembira dengan PKS, dan PKS adalah kawan lama yang terus berjuang bersama,” ungkapnya. Sehari sebelumnya, Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Provinsi Banten juga berkunjung ke Kantor DPD PDI-P Provinsi Banten di Jalan Perum Bukit Permai, Serang, Kota Serang, diterima langsung oleh Sekretaris DPD PDI-P Banten, Asep Rahmatullah.

Dalam kesempatan tersebut, Asep Rahmatullah mengapresiasi kunjungan PKS Provinsi Banten, karena dengan silaturahmi dapat menyambung komunikasi dan mencairkan suasana. “Tentu silaturahmi ini sesuatu yang baik, karena dapat membangun kondisi yang kondusif di tingkat bawah, walaupun perbedaan sikap politik,” ujarnya.

Ketua DPD PDI-P Banten, Ade Sumardi menambahkan, perbedaan politik tidak menyebabkan hubungan dan komunikasi antar parpol menjadi renggang, justru dengan keragaman ini menjadi modal dasar dalam membangun Banten kedepan.

“Politik itu penuh warna, namun membangun bangsa tidak bisa berjalan sendiri dan harus bersinergi,” tambahnya. Sekadar mengingatkan, PKS, Golkar dan PDI Perjuangan mengalami pasang surut hubungan dalam dinamika politik, khususnya pilkada.

PKS pernah berahadapan dengan calon yang diusung Partai Golkar, seperti yang terjadi di Kota Cilegon dan Tangerang Selatan. Namun pada Pilkada Banten, PKS juga berangkulan dengan Golkar mengusung Wahidin Halim - Andika Hazrumy. (rls/kar)

Diberdayakan oleh Blogger.