Header Ads

Mukena, Fesyen "Kompromi" Wali Songo untuk Mengganti Kemben

Doc/Foto:@raniyuninandya

BANTENPERSPEKTIF.COM, GAYA HIDUP - Tahukah Anda bahwa mukena yang selama ini familiar ternyata hanya ditemukan di negara Indonesia. Perlengkapan ini sering dipakai para muslimah saat menunaikan shalat.

Di negara lain seperti Pakistan misalnya, seperti dilansir HijUp, para muslimah menunaikan salat dengan menggunakan tarha (sejenis kain pashmina yang lebarnya menutupi separuh tubuh) dan syrwal (celana model aladdin dengan jahitan serut di bagian belakang).

Sementara muslimah Timur Tengah juga mengenal kerudung dan dira’, yaitu sejenis gamis yang lebih lebar dan longgar menjuntai hingga telapak kaki. Sebagian muslimah lain yang telah berhijab bahkan salat dengan pakaian yang mereka kenakan saat itu juga.

Mukena sendiri sebenarnya merupakan bentuk ‘kompromi’ Wali Songo saat menyebarkan Islam di tanah Jawa. Ketika itu, wanita Indonesia masih mengenakan kemben sebatas dada sebagai pakaian sehari-hari mereka. 

Maka para Wali Songo mengajarkan penggunaan mukena yang khusus dipakai ketika shalat. Setelah shalat, mereka bebas mengenakan pakaian sehari-hari. Hal ini supaya Islam lebih mudah diterima masyarakat.

Dan ternyata mukena akhirnya menjadi semacam fesyen wajib bagi para muslimah saat menunaikan shalat. Bahkan para muslimah yang dikategorikan sudah menutup aurat pun masih suka memakai mukena.

Wajar kalau kemudian mukena menjadi peluang bisnis sehingga sekarang kita banyak menemukan berbagai macam motif dan model mukena. Harganya pun bervariasi, mulai dari yang murah, menengah hingga mahal. (dbs/kar)

Diberdayakan oleh Blogger.