Header Ads

SMA Pintar Lazuardi Terapkan Blended Learning


BANTENPERSPEKTIF.COM, PENDIDIKAN - Pandemi Covid -19 bukan suatu alasan menjadi penghalang untuk berkreasi dan inovasi. Justru pandemi menunjukkan perubahan itu bisa diwujudkan dan pentingnya penyesuaian agar cepat merespon perubahan. 

Terlebih dalam bidang pendidikan, pandemi menunjukkan urgensi dan transformasi pendidikan pun bisa terjadi. Atas inisiatif itulah, lahirnya SMA PINTAR Lazuardi.

Dengan motto " Didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu" menjadikan suatu terobosan baru bagi SMA PINTAR Lazuardi dengan menerapkan model pembelajaran Blended Learning.

Hal ini disampaikan oleh Sonya Sinyanyuri selaku Kepala SMA PINTAR Lazuardi dalam konferensi pers pada Sabtu, 1 Mei 2021.

Kurikulum SMA Pintar Lazuardi menerapkan kurikulum nasional yang sedang berlaku diperkaya dengan berbagai kurikulum dari berbagai negara dan kurikulum keahlian. 

Kurikulum ini dikenal dengan Blended Learning yaitu sistem pembelajaran yang menggabungkan tatap muka dan daring. Pembelajaran daring menggunakan sistem Learning Management Sistem ( LMS ) berteknologi canggih sehingga membantu tugas administrasi guru agar menjadi lebih ringan. Selain itu, dapat membantu proses umpan balik yang dibutuhkan dalam perkembangan kemajuan belajar siswa. 

SMA Pintar Lazuardi - Blended Learning High School merupakan jenjang SMA masa kini yang menggabungkan pembelajaran online dan offline. Didukung oleh PINTAR ( Pedagogical Intellegence Architecture ) yang diterapkan melalui Learning Manajemen System ( LMS ).PINTAR akan memfasilitasi peserta didik dengan proses pembelajaran melalui pemberian umpan balik ( feedback ).

"Penggunaan metode Blended Learning ini nantinya akan ada pembelajaran gabungan daring dan tatap muka dengan menerapkan enrich virtual model, " ujar Sonya . 

Sonya Sinyanyuri menambahkan bahwa metode Blended Learning ini walaupun menggunakan perpaduan antara sistem pembelajaran online dan offline, tetapi SMA PINTAR Lazuardi lebih menitikberatkan pada metode pembelajaran online. 

Kegiatan tatap muka atau offline dilakukan satu minggu sekali di home based guna pembentukan karakter, pengembangan keterampilan sosial, coaching tentang karir, serta kegiatan praktikum. 

SMA PINTAR Lazuardi memiliki tempat untuk kegiatan tatap muka ( Home based ) meliputi beberapa wilayah di Indonesia diantaranya Lazuardi Senior High School ( Depok - Jawa Barat ), Hellomotion ( Tangerang Selatan- Banten ), Lazuardi Ideal ( Purwakarta - Jawa Barat ), Lazuardi KAMILA ( Solo - Jawa Tengah ), Lazuardi HAURA (  Lampung ) dan Lazuardi ATHAILLAH Makassar ( Makassar - Sulawesi Selatan ).

Dalam kesempatan sama, Setiyo Iswoyo selaku Direktur SMA pintar Lazuardi pun menyampaikan terkait beberapa keunggulan Blended Learning. 

Keunggulan Blended Learning meliputi siswa dapat membantu guru untuk mengajarkan konsep lebih efisien dan memungkinkan siswa untuk belajar sesuai kecepatan masing-masing ( efektif dan efisien ), sistem Blended Learning memperhatikan karakteristik siswa dan memberikan akses pendidikan dimana pun berada ( personalisasi ) , serta Blended Learning mempermudah dan mempercepat proses komunikasi non stop antara guru dan siswa ( interaktif ).

"Model pembelajaran metode Blended Learning ini diharapkan dapat jadi menarik peserta didik dan melibatkan berbagai jenis pelajar, "kata Iswoyo.

" Mulai dari mereka yang belajar lebih baik dalam lingkupan terstruktur yang mencakup tatap muka dengan guru dan mereka yang tipe mandiri yang belajar lebih baik dengan pelatihan semi - otonom, berbasis komputer " tambah Iswoyo dalam konferensi persnya.

Diketahui, untuk pemerataan akses pendidikan berkualitas, SMA PINTAR Lazuardi Blended Learning bekerjasama dengan Yayasan Amal Khair Yasmin dan beberapa CSR perusahaan. 

Untuk memfasilitasi peserta didik yang berasal dari keluarga tidak mampu ( miskin ) ,SMA PINTAR Lazuardi Blended Learning menyediakan beasiswa yang bekerja sama dengan yayasan Amal Khair Yasmin. (ayt/kar)

Diberdayakan oleh Blogger.