Header Ads

Soal ASN Dinkes, Budi Prajogo Sarankan Ini kepada Gubernur Banten


BANTENPERSPEKTIF.COM, PARLEMEN - Kasus dugaan korupsi masker di Dinas Kesehatan Provinsi Banten memasuki babak baru setelah 20 ASN dikabarkan akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pejabat eselon di Dinkes Banten. Parlemen pun mulai menaruh perhatian pada kasus tersebut, salah satunya adalah Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Budi Prajogo.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berpandangan dan menyarankan agar Gubernur Banten tidak reaktif sehingga mengambil keputusan tanpa meminta klarifikasi dari mereka terlebih dahulu.

"Menurut kami sebaiknya Gubernur menanggapi masalah itu dengan tenang dan anggaplah mereka anak yang meminta perhatian dari bapaknya. Karena bagaimana pun para pegawai di Pemprov Banten adalah "anak - anak" Gubernur," kata Budi.

Dikatakan Budi, dalam situasi pandemi saat ini sebaiknya Gubernur bisa memahami perasaan dan situasi yang mereka hadapi. "Toh selama ini juga mereka sudah bekerja keras membantu Gubernur dalam upaya menangani pandemi Covid - 19. Dan tiba - tiba ada kasus hukum jadi mesti memahami situasi seperti itu sehingga bisa memberikan jalan keluar terbaik," kata Budi.

Ditambahkan Budi, pihaknya menyarankan agar gubernur lebih bijak dan mengerti situasi yang sedang mereka hadapi. "Pemecatan juga tidak akan menyelesaikan persoalan, bahkan justru akan menimbulkan masalah baru. Ini yang tentu saja tidak kita inginkan karena nanti akan mengganggu kinerja dalam penanganan kasus Covid - 19," kata Budi. (rls/kar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.