Header Ads

Tiga Fakta Mengapa Dalung Keputren Menjadi Terkenal


BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA SERANG - Seiring berjalannya waktu dan perubahan pasca pemekaran Kota Serang, sejumlah lokasi baru di Kota Serang kini menjadi dikenal banyak orang, salah satunya adalah Dalung Keputren. Dalung Keputren sendiri merupakan salah satu kelurahan yang masuk Kecamatan Cipocok Jaya. 

Dibandingkan daerah lain, sebenarnya Dalung Kaputren berada disebuah perkampungan. Namun demikian, Dalung Kaputren sekarang menjadi terkenal dan sering disebut - sebut banyak orang. Lalu apa sebenarnya yang membuat Dalung Keputren ini lebih terkenal?

Asal tahu saja, ditahun 1999 atau 2000 an daerah ini masih sepi dan jarang ada orang yang mau menempati rumah di daerah ini. Namun sejak adanya pemekaran Kota Serang daerah ini lambat laun menjadi ramai.

Inilah sejumlah fakta yang menyebabkan Dalung Keputren menjadi terkenal.

Fakta pertama adalah daerah ini yang menghubungkan sejumlah perumahan dengan Jalan Utama ke Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Tidak heran sejumlah warga di kawasan ini lebih memilih menggunakan jalan ini ketimbang harus melewati Bundaran Kebon Jahe.

Fakta Kedua adalah terdapat rumah sejumlah pejabat publik, salah satunya adalah Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten yaitu Fahmi Hakim. Diketahui, rumah politisi Partai Golkar ini memang berada di Dalung Keputren, tepatnya Dalung Keputren Nomor 1.

Rumah dengan dominasi warna kuning ini menghadap ke barat atau bersebarangan dengan aula Fahmi Hakim yang sering dijadikan tempat untuk berkumpulnya relasi Ketua DPD Golkar Kabupaten Serang ini.

Fakta Ketiga, nama Keputren sendiri merupakan nama yang tidak asing dan legendaris. Dalam sejarah kerajaan, Keputren adalah sebuah bagian istana tempat tinggal para putri raja (bangsawan). 

Sementara itu, saat ditanyakan perihal dikenalnya Dalung Keputren, Fahmi Hakim mengatakan bahwa memang nama Keputren itu ada filosofinya yang dalam. "Yang saya tahu kan Keputren itu suatu tempat dalam kawasan istana zaman dulu, dan Kaputren ini tempat istimewa," kata Fahmi. (dbs/kar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.