Header Ads

Jadwal Commuterline di Rangkasbitung Akan Dinormalkan Kembali

 


BANTENPERSPEKTIF.COM, KAB.LEBAK - Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya menyatakan bahwa dirinya atasnama Pemkab Lebak akan meminta pengelola KRL untuk membuka kembali jadwal secara normal.

"Atas dasar berbagai indikator dimaksud, saya akan meminta KCI untuk mengembalikan operasional KRL relasi Rangkasbitung – Tanah Abang ke Jadwal semula," kata Iti melalui rilisnya yang disampaikan melalui sosial media instagram pribadinya.

Dikatakan Iti, dirinya sering mendapat pertanyaan terkait jadwal operasional KRL di Rangkasbitung dari masyarakat. Namun karena ingin hati - hati terkait adanya pandemi Covid - 19 maka pihaknya melakukan pemantauan terlebih dahulu di lapangan.

"Kami harus sangat berhati2 terkait operasional KRL ini. Kami sadar kebijakan tidak akan memuaskan semua pihak, tapi saya terima resiko apapun, dibully, caci maki, sumpah serapah bahkan," kata Iti. 

Disampaikan Iti, pihaknya  hanya ingin melindungi keselamatan masyarakat Lebak secara umum karena resiko penyebaran dan interaksi via moda KRL ini sangat tinggi, mengingat relasi Rangkasbitung - Tanah Abang ini terkoneksi langsung dengan aglomerasi Tangerang - Jakarta - Depok - Bekasi - Bogor. 

"Kami ingin kebijakan yang Kami ambil sudah berdasarkan pertimbangan-pertimbangan aspek epidemiologi kesehatan yang terukur, juga pertimbangan kondisi sosial masyarakat," jelas Iti.

Masih menurut Iti, dua pekan terakhir ia pantau, beberapa parameter penanganan kasus COVID-19 memperlihatkan grafik perbaikan, diantarnya. kasus positif aktif Kab Lebak sudah dibawah 200, jumlah Kasus Konfirmasi mingguan berkurang signifikan dari 163 Kasus menjadi 81 Kasus atau berkurang sebesar 101,23 persen.

Selain itu, kata dia, Kabupaten Lebak secara konsisten dalam 2 minggu terakhir berada pada asesmen situasi level 2 dan pertimbangan lainnya adalah Lebak secara konsisten dalam 2 minggu terakhir berada pada zona resiko sedang. 

"Tingkat Kesembuhan dalam 1 minggu > 90  persen maka atas dasar berbagai indikator dimaksud, saya akan meminta KCI untuk mengembalikan operasional KRL relasi Rangkasbitung – Tanah Abang ke Jadwal semula," kata Iti.

Meski demikian, dirinya  tetap menghimbau bahwa pandemi ini masih jauh dari selesai, oleh karena itu kita semua harus terus waspada dan secara disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. 

"Memakai Masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun harus menjadi kebiasaan dan aktifitas alam bawah sadar kita dalam semua kegiatan kita," pinta Iti. (rls/kar)

Diberdayakan oleh Blogger.