Header Ads

Kisah Mantan Sopir yang Menjadi Pimpinan DPRD Banten

 


BANTENPERSPEKTIF.COM, SOSOK - Nasib seseorang memang misterius terkadang berbalik 360 derajat, seperti yang dialami Fahmi Hakim, mantan sopir yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten hasil dari Pileg 2019 lalu.

Dalam podcast di Banten Raya Channel dan diunggah ulang di channel Youtube FH Channel (Channel Youtube Fahmi Hakim), pria kelahiran Desa Malanggah, Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang, Provinsi Banten ini menceritakan perjalanan hidupnya dari sopir hingga menjadi orang penting di Banten seperti sekarang ini.

Diceritakan olehnya, dulu sebelum menjadi Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahmi bekerja sebagai sopir salah seorang elit Partai Golkar Kabupaten Serang bernama Maksudi (Almarhum).

Setelah menjadi sopir, ia pun diangkat menjadi ajudan yang bersangkutan dan dari sinilah FH mulai mengenal lebih dalam tentang dunia politik serta masuk dalam struktur partai politik berlambang pohon beringin ini. "Saat menjadi ajudan saya diangkat menjadi Pengurus Kecamatan Partai Golkar Tunjungteja, kampung halaman saya," kenang Fahmi saat diminta cerita awal mula menjadi seorang politisi.

Selang beberapa tahun Fahmi pun ikut mengadu nasib dalam pemilihan legislatif  dan tidak disangka ia terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Serang dan langsung ditempatkan menjadi Ketua DPRD Kabupaten Serang. Inilah kali pertama Fahmi duduk di kursi parlemen.

Sejak duduk di parlemen inilah, Fahmi mulai belajar tentang dinamika politik baik di parlemen maupun di internal Partai Golkar. Selesai masa periode pertama menjabat di DPRD Kabupaten Serang, Fahmi pun kembali maju sebagai Caleg DPRD Kabupaten Serang dan kembali terpilih.

Nama Fahmi pun semakin dikenal masyarakat luas dan ia pun melakukan adaptasi yang tergolong cepat sampai akhirnya dia dipercaya menjadi pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Serang.

Selama 10 tahun menjadi anggota parlemen di DPRD Kabupaten Serang ia manfaatkan untuk menguasai medan politik sehingga ia pun menjadi politisi matang. Dan pada Pileg 2019 lalu ia menaikan level dari DPRD Kabupaten Serang ke DPRD Provinsi Banten.

Diketahui pada Pileg 2019 lalu Fahmi maju sebagai Caleg DPRD Provinsi Banten dari daerah pemilihan Kabupaten Serang dan ia pun terpilih dengan perolehan suara yang terbesar diantara dewan provinsi lain, dimana suaranya mencapai 52 ribu.

Fahmi pun lolos ke parlemen DPRD Provinsi Banten dan lagi - lagi dia bernasib baik karena ternyata struktur Golkar memberikan amanah ke Fahmi untuk duduk sebagai pimpinan DPRD Banten sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten dibidang pembangunan.

Dan kini, pria yang memiliki istri seorang hafidzoh ini digadang - gadang menjadi calon Bupati Serang yang akan menggantikan Ratu Tatu Chasanah, dimana ia tak bisa maju lagi karena sudah dua kali menjabat pada Pilkada Kabupaten Serang 2024 mendatang.

Atas karirnya yang moncer tersebut, Fahmi menuturkan dalam podcast tersebut bahwa dirinya pun tidak menyangka akan seperti sekarang. Fahmi mengaku bahwa politik bukanlah cita - cita yang dia kejar.

"Sama sekali tidak terfikirkan saya akan menjadi politisi jadi mengalir saja dan Alhamdulillah sampai sekarang," terang Fahmi. Suami Munawaroh ini mengatakan bahwa selama menjadi politisi dan duduk di parlemen sudah ada beberapa yang dihasilkan khususnya untuk infrastruktur yang ia perjuangkan selama ini. (dbs/kar)

Diberdayakan oleh Blogger.