Header Ads

Resmi, Badan Kehormatan DRPD Banten Berikan Sanksi Keras kepada Dede Rohana

Dede Rohana Putra (kemeja putih), anggota DPRD Banten dari Fraksi PAN saat memenuhi pemanggilan Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Banten di ruang BK DPRD Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Kota Serang pada Kamis (20/5/2021). dok/foto:dprdbanten

BANTENPERSPEKTIF.COM, PARLEMEN -Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Banten resmi memberikan sanksi kepada Dede Rohana, anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) terkait pernyataannya di video TikTok yang viral beberapa hari lalu.

"BK Menilai tindakan yang dilakukan Dede Rohana tidak etis dan berdasarkan rapat pleno BKD memutuskan untuk memberikan sanksi berupa teguran keras lisan dan segera menyusul teguran tertulis setelah Ketua BK memberikan laporan kepada Ketua DPRD Banten," terang Sopwan saat dimintai konfirmasi terkait pemanggilan Dede Rohana pada Kamis (20/5/2021).

Asal tahu saja, Dede Rohana adalah anggota DPRD Banten yang pertama dipanggil oleh BK sekaligus mendapatkan sanksi keras. Seperti diketahui, Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Banten secara resmi memanggil Dede Rohana terkait dugaan pelanggaran kode etik anggota DPRD Banten. Lalu apa yang menjadi acuan BK untuk memanggil Dede Rohana?

Penelusuran BantenPerspektif, BK secara resmi memanggil Dede Rohana dengan nomor surat 001 BK.DPRD/V/2021, perihal pemanggilan tertanggal 18 Mei 20210 yang ditandatangani langsung oleh Ketua BK DPRD Banten, yaitu Sopwan. 

Dan yang menjadi acuan BK adalah Peraturan DPRD Provinsi Banten Nomor 1 Tahun 2021 tentang Tata Tertib pada pasal 14 alienia (a) dalam melaksanakan tugas BK berwenang:

Memanggil anggota DPRD yang diduga melakukan pelanggaran kode sumpah atau janji dan kode etik untuk memberikan klarifikasi atau pembelaan atas pengaduan dugaan pelanggaran yang dilakukan .



Seperti diketahui, pemanggilannya sendiri dilakukan pada hari ini (Kamis, 20 Mei 2021) sekira pukul 13.00 sampai dengan selesai di Ruang Badan Kehormatan DPRD Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang.

Dede Rohana sendiri sebelumnya telah meminta maaf kepada masyarakat usai videonya viral dan dibully oleh netizen termasuk teguran keras dari DPP Partai Amanat Nasional.  (rls/kar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.