Header Ads

Pemkab Tangerang Gencar Lakukan Vaksinasi


BANTENPERSPEKTIF.COM, KAB.TANGERANG || Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus melakukan vaksinasi COVID-19. dengan mengedepankan ketertiban dan keamanan bagi seluruh pihak yang terlibat pada saat pelaksanaan vaksin tersebut.

Juru bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi mengatakan, vaksinasi di hari kedua, jumlah target masyarakat yang divaksin berjumlah 2.500 orang dari 5 kecamatan. Jumlah ini diperlukan utk mempercepat vaksinasi 15.000 warga Kabupaten Tangerang dalam sehari.

"Hari kedua ini, kita (Dinkes) terus melakukan vaksinasi utk masyarakat umum, baik lansia, pra-lansia dan tenaga pendidik, demi mempercepat vaksinasi di Kab. Tangerang & vaksinasi menjadi program yang didorong untuk mencapai imunitas scr keseluruhan," ucap Hendra saat ditemui Kamis (10/06/2021).

Diketahui sebelumnya, bahwa banyak warga yang mendapatkan berita tidak benar (hoaks) yang tersebar melalui whatsApp, ditambah puskesmas di beberapa kecamatan masih kurang mensosialisasikan vaksinasi ini kepada warga. Akhirnya, pagi tadi warga dr luar Kabupaten Tangerang banyak yang berdatangan hingga mengakibatkan kerumunan, mereka yang datang juga  tidak membawa kartu vaksinasi.

"Beredar informasi keliru di masyarakat. Dalam informasi di grup-grup Whatsapp, beredar kabar yang bisa divaksin adalah warga yang berusia 18 hingga 59 tahun. Dari pihak puskesmas pun juga belum melakukan sosialisasi jadi banyak yang belum tahu," jelasnya.

Kendati demikian, kegiatan vaksinasi masih terpantau kondusif, dimana hal itu juga disampaikan oleh Fachrul Rozi, selaku Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang. Ia mengatakan bahwa pihaknya tlh mengerahkan 80 personil untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di hari kedua.

"Satpol-PP menurunkan 80 personil, untuk pengawasan di luar gedung, kemarin mereka diistirahatkan, (namun) hari ini (10/6) mereka siap untuk pengamanan," katanya. (rls/kar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.