Header Ads

Sistem Online Eror, Dindik Banten Dinilai Tak Menjalankan Misi Gubernur


BANTENPERSPEKTIF.COM, PENDIDIKAN - Erornya sistem penerimaan siswa SMA baru tahun 2021 mendapat kritik dari sejumlah mahasiswa. Mereka menilai kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten tidak mampu menjalankan misi Gubernur Banten soal kualitas pendidikan.

Menurut Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesja (KAMMI) Wilayah Banten, Wardian Dwi Fresha, seharusnya hal teknis seperti itu tidak terjadi lagi sekarang karena hal tersebut adalah kegiatan rutin yang dilakukan Dindik .

"Itu kan terjadi dari tahun ke tahun, dan masalahnya selalu sama, server eror dan masalah teknis lainnya. Di zaman yang sudah serba digital ini, mestinya hal seperti itu tidak terjadi saat ini," kata Wardian saat dimintai tanggapan masalah tersebut, Senin (21/06/2021).

Dikatakan Wardian, seharusnya DindikBud Provinsi Banten menjalankan misi Gubernur Banten yang salah satu poinnya adalah meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan berkualitas.

"Jangan dibiarkan masalah ini berlarut-larut, ini hal mudah sebenarnya, tinggal kemauan DindikBud untuk serius memperbaiki tata kelola sistem pendidikan di Banten secara keseluruhan," tegasnya.

Ditambahkan Wardian, kinerja DindikBud Banten belum memenuhi standar yang diharapakan oleh misi Gubernur Banten dalam meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan yang berkualitas,

"Gubernur harus mengevalusi kinerja DindikBud Banten supaya persoalan teknis seperti sekarang tidak terjadi lagi," katanya.

Seperti diketahui, sistem PPDB Online SMA eror seperti yang pernah terjadi beberapa tahun lalu. Padahal Gubernur Banten, Wahidin Halim sudah memberikan  wanti - wanti soal urusan pendidikan dan itu tertuang dalam misinya. (wcr/kar)

Diberdayakan oleh Blogger.