Header Ads

Ditemui Pengurus NU Banten, Budi Prajogo Berikan Dukungan Penuh


BANTENPERSPEKTIF.COM, POLITIK - Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Banten, KH Amas Tajuddin berkunjung ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di  Kawasan Pusat Pemerintahan (KP3B) Provinsi Banten, Jum’at (13/8/2021). Mereka ditemui langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Budi Prajogo.

Hadir pula Ketua Komisi III DPRD Provinsi Banten Gembong. R. Sumedi dan anggota Komisi IV Juheni M. Rois. Dalam kesempatan itu, Budi Prajogo, Koordinator Pansus VI DPRD  Provinsi Banten mengatakan bahwa pengurus NU Provinsi Banten bersillaturahmi dan meminta dukungan DPRD Banten terkait rencana penyerahan  aset tanah dan gedung kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan  NU Banten.

Budi Prajogo mengatakan, baik secara pribadi maupun sebagai parlemen dirinya mendukung penuh soal hibah tersebut sebagai bentuk dukungan parlemen dan Pemprov Banten terhadap MUI dan PWNU Banten dalam meningkatkan pelayananan kepada ummat.

"Ini rangkaian proses dari persetujuan DPRD melalui pembentukan Pansus Pelepasan Aset Barang Milik Daerah. Saya berharap proses di pansus nanti tidak memakan waktu lama sehingga cepat clear dan MUI serta NU bisa segera memanfaatkan lebih leluasa untuk digunakan dakwah bagi MUI dan NU dalam melaksanakan tugasnya sebagai pelayan ummat, ujarnya. 

Menurut politisi PKS ini, hibah tersebut bentuk perhatian Pemprov Banten terhadap umat Islam yang telah berperan penting dalam pembangunan keagamaan masyarakat banten “Insya Allah dengan dukungan operasional tersebut bisa bermanfaat sehingga  MUI dan NU dapat membantu pemerintah provinsi Banten dalam menjalankan peran Dakwah NU Dan MUI Setelah nanti gedung ini menjadi seutuhnya milik umat," harap Doktor Akuntansi ini.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Banten Gembong R.Sumedi mengatakan, pansus akan melakukan konsultasi dengan BPK terkait pemindahan aset dari Pemprov Banten ke MUI dan PWNU supaya kedepan tidak menimbulkan persoalan. "Kalau dari BPK menyarankan kita mengikuti prosedur yang ada di Permendagri Nomor 19 Tahun 2016," kata Sumedi.

Dikatakan Sumedi, pihaknya memperkirakan kalau tidak ada kendala maka dalam tiga  hari ke depan dapat diparipurnakan. "Tetapi kalau ada proses yang harus ditempuh lagi atas saran BPK, ada baiknya kita ikuti supaya di kemudian hari kita tidak menemukan masalah, tentunya kita ingin aset ini dapat bermanfaat bagi PWNU dan umat yang merupakan binaan dari NU dan kita juga dapat tenang memanfaatkan aset ini,” harapnya

Sekretaris PW NU Banten KH. Amas Tajudin dalam kesempatan itu menyampaikan  terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Pemprov Banten yang telah menindaklanjuti usulannya. Ia berharap panitia khusus (Pansus) hibah tanah dan bangunan untuk MUI Provinsi Banten dan PWNU Provinsi Banten dapat bisa cepat. 

"Namun tetap menyelesaikannya  sesuai dengan mengikuti prosedur yang ada di Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 dan tahapan pembahasan yang dilakukan oleh Pansus," katanya. (rls/kar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.