Header Ads

Gubernur Banten Terima Penghargaan BKN Award 2021


BANTENPERSPEKTIF.COM, PEMERINTAHAN - Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) terima empat (4) Penghargaan BKN Award 2021. Di ajang ini, Pemprov Banten raih Terbaik Ke-1 Kategori Perencanaan Kebutuhan, Pelayanan Pengadaan, Kepangkatan dan Pensiun; Terbaik Ke-1 Kategori Implementasi SAPK dan Pemanfaatan CAT; Terbaik Ke-2 Kategori Penilaian Kompetensi; dan, Terbaik Ke-3 Kategori Pengawasan dan Pengendalian.

Raihan empat (4) penghargaan dalam BKN Award 2021 itu seiring dengan misi pertama Pemprov Banten di era kepemimpinan Gubernur Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy, yakni menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

“Satu kebahagian buat saya dan kita semua. Pemprov Banten, dapat empat penghargaan dalam BKN Award 2021,” ungkap Gubernur WH saat menerima rombongan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di Rumah Dinas Gubernur Banten Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 158 Kota Serang (Kamis, 26/8/2021).

“Saya senang, karena prestasi ini kami kejar dalam rangka perbaikan administrasi kepegawaian,” tambahnya.

Dikatakan, penghargaan bukanlah tujuan. Namun tujuan utamanya adalah dalam rangka peningkatan dan penyempurnaan layanan publik. Secara umum, dalam empat tahun ini Pemprov Banten kita mendapatkan banyak penghargaan.

“Salam untuk Bapak Kepala BKN (Bima Haria Wibisana, red),” ungkap Gubernur WH. “Penghargaan ini memacu kita untuk lebih baik di masa depan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu Kepala BKN Regional III Bandung Tauchid Djatmiko mengungkapkan, kalau direkap nasional Pemprov Banten raih juara umum. “Namun dalam BKN Award tidak ada penghargaan untuk juara umum,” ungkapnya.

“Apresiasi yang tinggi dari Bapak Kepala BKN kepada Pemprov Banten. BKN Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada Instansi Pusat dan Daerah atas prestasinya dalam pengelolaan Aparatus Sipil Negara (ASN),” ungkap Tauchid.

Dikatakan, penilaian secara bertahap dilakukan satu tahun penuh oleh Kantor Regional BKN untuk diserahkan ke tim untuk selanjutnya dievaluasi tim pusat. Evaluasi dilakukan secara diam-diam tanpa diketahui oleh yang bersangkutan. (rls/kar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.