Header Ads

Demo ke Polda Banten, Mahasiswa Minta Kapolresta Tangerang Dicopot

 


BANTENPERSPEKTIF.COM, PERISTIWA - Meskipun pihak kepolisian baik melalui Polda Banten maupun Polresta Tangerang telah meminta maaf terkait kasus banting seorang mahasiswa, namun sejumlah  mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tangerang melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Raya Syech Namawi Al Bantani, Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang, Kamis (14/10).

Puluhan mahasiswa tersebut terpaksa menggelar aksi di depan gerbang salah satu komplek perumahan yang berjarak kurang lebih 200 meter dari kantor Polda Banten karena diblokade pihak polisi untuk tidak sampai di kantor Polda Banten.

Dalam aksi itu, mahasiswa mendesak Polda Banten mencopot Kapolresta Tangerang, buntut aksi kekerasan terhadap yang tengah melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Tangerang pada Rabu (13/10).

Aksi yang berlangsung sekitar pukul 13.00 puluhan mahasiswa dilakukan di depan Perumahan Taman Krisna, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya. 

Pantauan BantenPerspektif di lapangan, para mahasiswa berjumlah tidak terlalu banyak tetapi tetap mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Terlihat puluhan aparat kepolisian menjaga mereka mulai dari lokasi aksi hingga di kantor Polda Banten sendiri.

Meski jalur tersebut merupakan akses yang cukup padat karena dilalui kendaraan bus, truk dan kendaraan proyek lalu lintas tetap berjalan lancar. Asal tahu saja, lokasi yang dipakai para mahasiswa aksi merupakan jalan menuju Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten.

Aksi yang berlangsung beberapa jam tersebut berjalan damai hingga akhirnya para mahasiswa membubarkan diri dengan difasilitasi kendaraan milik Polda Banten untuk mengantarkan mereka. (dbs/kar)

Diberdayakan oleh Blogger.