Header Ads

Tanam Cabai di Teras Rumah Menjadi Gaya Hidup

 

Tanaman cabai milik Murniawati, warga Perumahan Banjar Agung Indah, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten. Tanaman cabai tersebut ditanam pada sebuah pot ukuran jumbo dan kini sudah bisa dipetik untuk kebutuhan sehari - hari. Dok/Foto:bantenperspektif.

BANTENPERSPEKTIF.COM, GAYA HIDUP - Tinggal di komplek perumahan dengan lahan terbatas bukan berarti tidak bisa menyalurkan hobi menanam yang bisa dimakan. Dengan lahan terbatas kita masih tetap bisa melakukan aktivitas menanam.

Salah satunya adalah Murniawati, ibu rumah tangga yang tinggal di Perumahan Banjar Agung Indah, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten ini memanfaatkan teras rumah dengan ditanami beberapa jenis tanaman yang bisa dimakan, seperti cabai, pandan dan lainnya.

Dengan memanfaatkan pot yang biasa dipakai untuk menanam bunga, Murniawati menggantinya dengan tanaman yang bisa dimakan yaitu cabai. Ada tiga pot bunga berukuran besar yang ditanami cabai.

Dan kini, cabai tersebut telah memerah untuk siap dipanen. Meski tidak banyak tetapi dengan adanya tanaman cabai tersebut ia bisa memetiknya kapan pun. Selain itu, adanya tanaman cabai di teras bisa menambah estetika rumah sehingga terlihat lebih hijau.

"Banyak manfaatnya kalau teras ada tanaman yang bisa dimakan, contohnya pandan dimana kita sering memetiknya untuk penambah rasa dan bau ketika membuat bubur kacang hijau, cabai pun demikian kita sering memetiknya ketika membuat sayuran," aku Murniawati. 

Menurut Murniawati, pemeliharaan tanaman cabai tidak ribet dan tidak membutuhkan perlakuan khusus seperti tanaman lainnya. "Yang terpenting itu disiram pagi dan sore jadi sangat mudah memeliharanya dan cocok untuk ibu rumah tangga," kata Murniawati.

Tidak hanya Murniawati melainkan tetangganya yang masih tinggal satu komplek perumahan pun menanam sejumlah jenis tanaman, diantaranya singkong, pisang, tomat dan lainnya.

Masrupi, salah seorang tetangganya juga diketahui memanfaatkan lahan kosong di  samping rumahnya dengan ditanami cabai dan tomar. Dosen perguruan tinggi negeri Banten ini memulai aktivitas berkebun di lahan kosong dekat rumah sejak ada pandemi Covid - 19 dan sampai sekarang masih dilakukan. (wcr/kar)

Diberdayakan oleh Blogger.