Header Ads

Buruh ke Gubernur Banten, Ampun Pak Istri Saya Baru Melahirkan Bayi Kembar


BANTENPERSPEKTIF.COM, PERISTIWA - Seorang buruh yang dilaporkan Gubernur Banten terkait peristiwa demo ke kantor gubernur beberapa hari lalu menyesal dan meminta maaf kepada Gubernur Banten, Wahidin Halim

"Saya mohon kepada Pak Gubernur, ampuni saya dan pulangkan ke rumah karena istri saya baru melahirkan bayi kembar dan tidak ingin membuat istri sedih," kata buruh tersebut sebagaimana terlihat dalam tayangn video yang diunggah Humas Polda Banten di akun instagram @humaspoldabanten.

Buruh tersebut mengatkan bahwa dirinya menyesal atas apa yang telah dilakukan pada aksi ke kantor Gubernur Banten beberapa hari lalu dan meminta kepada gubernur untuk mengampuni kesalahannya.

Dalam kesempatan itu, sang buruh terlihat menangis dan sedih karena untuk beberapa hari ia harus  berada di tahanan terkait aksinya bersama buruh lainnya. Seperti diketahui, Gubernur Banten melaporkan aksi buruh yang dinilai anarkis karena telah masuk ke ruang gubernur.

Wahidin Halim selaku Gubernur Banten terpaksa melaporkan mereka karena aksi buruh tersebut telah menginjak marwah Pemerintah Provinsi Banten. Laporan tersebut pun dilanjutkan Polda Banten dengan mengamankan sejumlah buruh yang terbukti melakukan tindakan anarkis. 

Peristiwa ini menimbulkan pro kontra ditengah masyarakat, ada yang mendukung langkah Wahdiin Halim seperti ditunjukan Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) Nusantar Banten. Mereka bahkan mendesak Polda Banten segera menangkap oknum buruh yang dinilai anarkis karena dinilai telah menginjak marwah Pemprov Banten.

Sementara yang kontra mengkritik WH karena dinilai terlalu baper dan tidak mempertimbangkan bahwa dirinya layaknya seorang Bapak sedangkan buruh adalah anaknya.

Pihak yang kontra mendesak WH segera mencabut laporannya terhadap sejumlah buruh. Sementara itu, Gubernur Banten sendiri menyampaikan bahwa dirinya akan mempertimbangkan untuk mencabut laporan dengan catatan pihak buruh punya itikad baik. (dbs/kar)

Diberdayakan oleh Blogger.