Header Ads

Gus Yahya Akan Buka Ruang Dialektika untuk Sembuhkan "Luka"

BANTENPERSPEKTIF.COM, SOSOK - Yahya Cholil Staquf atau biasa disapa Gus Yahya, Ketua Pengurus Besar Nadhlatul Ulama mengatakan bahwa dirinya akan membuka ruang dialektika dengan pihak manapun termasuk dengan Habieb Rizieq Sihab.

Hal tersebut ia sampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan Viva Co.Id, di channel youtube VivaCo.id. Menurutnya luka selama ini harus disembuhkan dan salah satunya adalah dengan jalan membuka ruang dialektika dengan semua pihak.

"Kalau dengan orang Yahudi saja bisa saya berdialog masa dengan Habieb Rizieq ga bisa," kata Gus Yahya. Dijelaskan oleh Gus Yahya, soal perbedaan celana cingkrang, jenggot dan lain sebagainya itu perbedaan yang tidak perlu diperdebatkan.

"Perbedaan itu biasa saja, yang terpenting adalah jangan sampai merusak NKRI dan keutusan Bangsa Indonesia, itu saja," kata Gus Yahya. Masih menurut Gus Yahya, ada dua blok dalam gerakan Islam di dunia saat ini yaitu pertama mereka yang ingin mengembalikan sistem dunia ke masa lalu yaitu khilafah dan blok kedua adalah mereka yang ingin terlibat dalam konteks dunia kekinian dengan menerima demokrasi.

"Ini terjadi di seluruh dunia dan tinggal kita mau berperan di bagian mana, itu saja," kata Gus Yahya. Seperti diketahui, Gus Yahya merupakan tokoh NU yang dikenal dekat dengan Gusdur dan terpilih menjadi Ketua PBNU hasil Muktamara di Lampung pada 23 Desember 2021. (dbs/kar) 


Diberdayakan oleh Blogger.